Indonesia rasanya tak perlu khawatir kehilangan pasangan ganda putra terbaik dunia sekaliber Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Apalagi harus meratapi keputusan Hendra yang mundur dari Pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada Senin (14/11/16) dan berkarier sebagai pemain profesional.
Sedih karena Hendra/Ahsan tak lagi dipasangkan pasca Olimpiade Rio 2016 tentu sah-sah saja, mengingat deretan prestasi mewah yang sudah dipersembahkan keduanya untuk Tanah Air di panggung dunia. Namun, dunia bulutangkis Indonesia harus move on dan regenerasi harus terus berjalan.
Toh, kita masih punya segudang pebulutangkis muda yang siap diorbitkan menjadi pemain kelas dunia. Sebut saja salah satunya pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
Kevin baru berusia 21 tahun sedangkan Marcus berusia 25 tahun, keduanya layak dianggap sebagai pasangan muda calon suksesor Hendra/Ahsan. Ya, keduanya akhir-akhir ini kian menunjukkan kualitas kelas dunianya di sejumlah turnamen.
Di final China Open 2016, Minggu (20/11/16) kemarin yang berlangsung di Haixia Olympic Sports Center, Kevin/Marcus dengan brilian meraih gelar juara. Selain Kevin/Marcus, Indonesia juga sukses membawa pulang gelar dari sektor ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sekaligus membuat China tanpa gelar satu pun di rumah sendiri.
Terlalu dini memang jika harus menganggap Kevin/Marcus sebagai suksesor Hendra/Ahsan, apalagi masih ada ganda putra lain yang juga layak jadi unggulan di masa depan yakni Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.

Selebrasi kemenangan emosional dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
Namun, Kevin/Marcus dan Angga/Ricky memiliki gaya bermain khas masing-masing. Jika Angga/Ricky masih terus berjuang untuk menampilkan permainan terbaik, berbeda dengan Kevin/Marcus yang mulai mencuri perhatian publik dengan gaya bermain bertahannya yang khas.
Mungkin tak berlebihan jika keduanya dianggap sangat fasih memainkan filosofi Catenaccio, gaya bertahan grendel yang menjadi ciri khas tim sepakbola Italia. INDOSPORT coba menganalisis gaya bermain Kevin/Marcus yang apik dengan ciri khas bertahan.