In Depth Sports

Kevin/Marcus, Si Pemilik Gaya 'Catenaccio' di Bulutangkis Layaknya Sepakbola Italia

Selasa, 6 Desember 2016 14:00 WIB
Editor: Ramadhan
© HUMAS PBSI
Ganda Putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, berhasil menjuarai China Open Super Series Premier 2016. Copyright: © HUMAS PBSI
Ganda Putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, berhasil menjuarai China Open Super Series Premier 2016.
Prestasi Mentereng Kevin/Marcus

Berpasangan sejak awal 2015, Kevin/Marcus tak butuh waktu lama untuk mendapatkan chemistry bermain dan beradaptasi layaknya pasangan baru. Kevin/Marcus langsung tancap gas dan bermain lepas.

Hasilnya, Kevin/Marcus berhasil menggondol total 4 gelar juara di sepanjang tahun 2016. Gelar-gelar tersebut diraih di ajang Grand Prix Gold Malaysia Masters (Januari), India Open Superseries (Maret), Australia Open Superseries (Juni), dan yang terbaru China Open Superseries Premier (November).

Menariknya, pencapaian Kevin/Marcus sepanjang tahun 2016 itu dianggap sudah melebihi ekspektasi. Apalagi, keduanya mampu melebihi pencapaian ganda putra lainnya yang juga diproyeksikan sebagai suksesor Hendra/Ahsan yakni Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Rian Agung Saputro/Berry Angriawan.

Hebatnya lagi, Angga/Ricky dan Rian/Berry yang notabene sudah duluan gabung bersama Pelatnas yakni pada 2014, justru masih kalah dari Kevin/Marcus secara peringkat BWF dan prestasi.

Dalam daftar peringkat BWF per 1 Desember 2016, Kevin/Marcus berhasil bertengger di peringkat ke-4. Keduanya mengalami peningkatan pesat setelah juara di China Open 2016 kemarin. Padahal sebelumnya per 17 November, Kevin/Marcus masih berada di peringkat ke-7.

Tak tanggung-tanggung, dalam daftar peringkat terbaru tersebut, Kevin/Marcus berhasil melangkahi seniornya, Hendra/Ahsan yang berada di peringkat ke-7, namun dengan catatan, Hendra/Ahsan memang sudah tidak berpasangan lagi sejak Olimpiade Rio 2016.

Lalu, Angga/Ricky berada di peringkat ke-9. Keduanya mengalami penurunan karena sebelumnya mengisi peringkat ke-8. Sementara Rian/Berry masih stagnan di peringkat ke-19. Khusus Rian/Berry, keduanya mendapatkan kesempatan untuk berpasangan dengan Hendra/Ahsan dengan tujuan untuk mendongkrak performa, meski hasilnya masih belum memuaskan.

1.1K