Gara-gara Kartu ID, Sharapova Dicurigai Sekuriti Australia Terbuka 2019

Rabu, 16 Januari 2019 16:29 WIB
Editor:
© Getty Image
Maria Sharapova di hari ketiga Prancis Terbuka 2018. Copyright: © Getty Image
Maria Sharapova di hari ketiga Prancis Terbuka 2018.

INDOSPORT.COM – Sebagai petenis superstar, tidak ada yang tidak mengenali sosok Maria Sharapova. Namun, hal ini tidak berlaku bagi sekuriti wanita di Australia Terbuka 2019 yang mencurigai petenis asal Rusia itu.

Sharapova memulai karier profesionalnya sejak 2001 silam. Ia bahkan memenangkan gelar Wimbledon pertamanya di usia 18 tahun pada 2004.

Dengan tubuhnya yang tinggi semampai dan wajahnya yang cantik serta menjadi langganan membintangi iklan produk internasional, Sharapova hampir dikenali oleh banyak orang.

Meski begitu, seorang satpam wanita yang bertugas di Melbourne Park, tempat diselenggarakannya Australia Terbuka 2019, mencurigai Sharapova hanya karena tidak memakai tanda pengenal sebagaimana mestinya.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (16/1/18), ketika ia akan memasuki area pemain sebelum bentrokan putaran kedua melawan Rebecca Petersen.

Jurnalis John Horn, memposting kejadian tersebut melalui Twitternya, dan menulis “Sepertinya sekuriti tidak begitu kenal dengan Maria Sharapova.”

Sharapova berjalan sambil menggenggam tanda pengenalnya alih alih mengalungkannya di leher.  Satpam wanita yang berdiri tak jauh darinya mengamati Sharapova lekat-lekat untuk memastikan dia diijinkan masuk ke area terlarang.

Sharapova yang tengah bertegur sapa di area tersebut kembali dan menunjukkan kembali tanda pengenalnya ke satpam itu.

Perlu diketahui keamanan di kawasan Australia Terbuka 2019 memang tergolong ketat. Bahkan di setiap tanda pengenal tertulis ‘pakai kartu izin ini secara jelas setiap saat’. Sharapova mengabaikan himbauan tersebut.

Terus Ikuti Berita Raket  dan Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT