INDOSPORT.COM - Catatan miris ternyata telah diukir oleh sektor tunggal putri Indonesia di turnamen bulutangkis internasional China Open.
Bagaimana tidak, sejak diselenggarakan pada tahun 1986, belum ada satu pun Srikandi Tanah Air yang berhasil naik ke podium tertinggi salah satu gelaran BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Pada era 90-an ketika tunggal putri Indonesia masih jaya-jayanya, bahkan mantan pebulutangkis sekelas Susy Susanti pun belum mampu meraih gelar di Negeri Tirai Bambu.
Bisa dibilang di sektor tunggal putri, China tampil dengan begitu mendominasi. Dari tahun 1986 hingga 1993, tidak pernah ada wakil dari negara lain yang berhasil naik podium tertinggi China Open.
Barulah pada tahun 1994, wakil Korea Selatan, Bang Soo-hyun, yang berhasil merusak dominasi China di sektor tunggal putri, sebelum akhirnya mereka kembai mendominasi hingga tahun 2006.
Tahun 2007, wakil Malaysia, Wong Mew Choo sukses mengejutkan banyak pihak setelah ia kembali menjadi perusak nomor dua dominasi Negeri Tirai Bambu di nomor tunggal putri.
Dari sekian banyak negara yang mampu merusak dominasi Negeri Tirai Bambu, tak ada satu pun nama wakil Indonesia. Lalu apakah tahun 2019 ini, waktunya tunggal putri Indonesia 'buka puasa' dari hausnya menahan dahaga gelar yang tidak berujung?