Kalah dari Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior, Netizen China Serang Pemain Sendiri

Minggu, 6 Oktober 2019 11:37 WIB
Editor:
© badmintonindonesia.org
World Junior Championships 2019, Indonesia rebut Piala Suhandinata. Copyright: © badmintonindonesia.org
World Junior Championships 2019, Indonesia rebut Piala Suhandinata.

INDOSPORT.COM - Kekalahan tim junior China atas Indonesia di partai final Kejuaraan Dunia Junior Bulu Tangkis 2019 menyulut emosi para warganet Negeri Tirai Bambu.

Sekadar informasi, Indonesia akhirnya sukses meraih gelar juara untuk kali pertama di sektor beregu Kejuaraan Dunia Junior usai mengalahkan China dengan skor 3-1, Sabtu (05/10/19) kemarin di Kazan, Rusia.

Kemenangan tersebut pun akhirnya sukses 'memulangkan' Piala Suhandinata ke pangkuan Ibu Pertiwi untuk sekian lama, setelah terus-terusan 'mudik' ke negeri-negeri seberang dalam beberapa tahun.

Namun ternyata, siapa sangka kalau kekalahan China tersebut membuat para warganetnya murka dan 'menyerang' pemainnya sendiri. Para warganet Negeri Tirai Bambu, ramai-ramai berkomentar pada di laman berita olahraga, aiyuke.com.

Pada postingan berita tentang kekalahan tim junior China di final hajatan resmi BWF tersebut, warganet China pun ada yang menyebutkan kalau para pemain mereka bermain dengan sangat tidak baik.

"Saya menonton siaran langsungnya. Tidak ada yang benar-benar bermain dengan baik. Sektor ganda campuran tidak ada yang bisa melakukan smes dengan baik dan sektor tunggal putri banyak eror," kata salah satu warganet China.

Ada juga yang menyebutkan bahwa masalahnya bukan di pemain, tetapi di sektor pelatih yang mereka nilai memiliki kinerja sangat buruk.

"Ini bukan masalah di pemain, tetapi karena pelatih tim junir sangat buruk," ujar yang lainnya.

Namun ada juga yang mempertanyakan sekaligus menyindir apakah dengan menjadi runner-up merupakan sesuatu yang baik.

"Apakah dengan menjadi runner-up, itu akan menjadi sangat bagus?" kata warganet China yang lainnya.

Usai kategori beregu, selanjutnya Kejuaraan Dunia Junior akan memainkan sektor individu mulai Senin (07/10/19) besok hari di Kazan, Rusia.