INDOSPORT.COM - Petenis asal Skotlandia, Andy Murray bersiap untuk naik ke meja operasi untuk menyembuhkan cedera pinggul yang dialaminya.
Cedera pinggul itu terjadi ketika Andy Murray bertanding di babak final Piala Davis 2019 silam. Murray didiagnosis mengalami osifikasi heterotopik lantaran tulangnya tumbuh di luar kerangka normal.
Hal itu ditengarai sebagai komplikasi setelah operasi pinggul yang pernah ia jalani pada Januari 2019 lalu. Operasi kali ini membuat Andy Murray terancam tidak akan bisa tampil di Wimbledon 2020 dan Olimpiade Tokyo.
Sebagai informasi, Wimbledon 2020 akan berlangsung pada 29 Juni-2 Juli sedangkan Olimpiade Tokyo 24 Juli-9 Agustus mendatang. Meski demikian, Andy Murray tetap memiliki ambisi untuk terus bermain.
"Saya ingin terus bermain walaupun bisa atau tidaknya itu masih tanda tanya," ujar Murray dilansir dari Foxportasia.com.
"Saya mungkin masih bisa bermain dalam beberapa minggu ke depan, itu adalah harapan saya. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir saya menjadi pesimis soal waktu," kata Andy Murray.
"Saya tidak ingin mengatakan pasti bisa tampil di Miami Terbuka karena ada kemungkinan saya harus melakukan sesuatu. Kita hanya harus menanti dan melihat situasi," pungkasnya.