Turnamen Bulutangkis Libur, Rival Anthony Ginting: Ambyar Semua!

Senin, 30 Maret 2020 19:22 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Lanjar Wiratri
© Robertus Pudyanto/Getty Images
Soong Joo Ven (Malaysia) saat pertandingan melawan Qiao Bin di ajang Kejuaraan Dunia Asia 2018 Copyright: © Robertus Pudyanto/Getty Images
Soong Joo Ven (Malaysia) saat pertandingan melawan Qiao Bin di ajang Kejuaraan Dunia Asia 2018

INDOSPORT.COM - Akibat turnamen bulutangkis internasional diliburkan, rival Anthony Sinisuka Ginting, yakni Soong Joo Ven mengaku bingung dan tak tahu harus berbuat apa.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) diketahui telah memutuskan untuk menangguhkan beberapa turnamen bulutangkis hingga April mendatang akibat wabah virus Corona.

Tentu saja banyaknya turnamen bulutangkis internasional yang ditunda membuat Soong Joo Ven yang kini berstatus sebagai pemain profesional usai tak lagi terpilih dalam skuat Timnas Bulutangkis Malaysia mengaku semuanya serasa ambyar dan rencana-rencananya kacau.

"Saya berjuang, saya tidak tahu harus berbuat apa. Target awal saya adalah meningkatkan peringkat saya tetapi sekarang semuanya telah ditahan. Sebagai pemain profesional, ini sangat sulit," ujar Joo Ven dikutip dari media News Straits Times.

Pebulutangkis yang sempat menyulitkan Anthony Ginting di final bulutangkis beregu SEA Games 2019 ini pun saat ini berada di peringkat 71 dunia BWF.

Sementara itu, BWF sendiri belum membuat keputusan secara pasti turnamen bulutangkis internasional apa yang bisa dimainkan dalam waktu dekat di tengah-tengah pandemi virus Covied-19 yang telah menginfeksi banyak orang.

Wabah virus Corona di dunia saat ini per Senin (30/03/20) sudah mencapai 722.196 kasus dimana 33.976 kasus dinyatakan meninggal, dan 151.766 pasien telah dinyatakan sembuh serta sudah menginfeksi 199 negara di dunia.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%