Kento Momota Blak-blakan Soal Caranya Menaklukkan Lawan

Sabtu, 25 Juli 2020 05:05 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Indra Citra Sena
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Tunggal putra peringkat satu dunia asal Jepang, Kento Momota blak-blakan soal kelebihan yang dimilikinya dan mengapa ia menjadi sangat tangguh di lapangan.Foto: Herry Ibrahim/INDOSPORT Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Tunggal putra peringkat satu dunia asal Jepang, Kento Momota blak-blakan soal kelebihan yang dimilikinya dan mengapa ia menjadi sangat tangguh di lapangan.Foto: Herry Ibrahim/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Tunggal putra peringkat satu dunia asal Jepang, Kento Momota blak-blakan soal kelebihan yang dimilikinya dan mengapa ia menjadi sangat tangguh di lapangan.

2019 merupakan tahun yang sangat fantastis bagi pemain bulutangkis asal Jepang, Kento Momota. Tidak hanya memecahkan rekor milik Lee chong Wei, dia juga menjadi pemain yang memiliki tingkat kemenangan paling luar biasa.

Satu-satunya pemain yang dapat mengalahkan Kento Momota tahun lalu adalah Anthony Sinisuka Ginting di perempat final French Open 2019, itu pun karena kondisi fisiknya yang tidak fit 100 persen.

Tetapi memang bisa dikatakan kalau pertemuan Kento Momota dengan Anthony Ginting menjadi pertandingan yang selalu menarik untuk disaksikan. Mengingat baik wakil Jepang dan Anthony Ginting merupakan pemain dengan karakter permainan yang berbeda. Satu menyerang dan satu bertahan.

Pebulutangkis peringkat satu dunia itu pun menjadi salah satu pemain yang bisa dijuluki sebagai pembunuh berdarah dingin, karena ketenangannya dan kebersediaannya meladeni permainan lawan bisa dibilang menjadi alasan mengapa sangat sulit untuk mengalahkan Kento Momota.

Walaupun begitu, Kento Momota mengaku tak tahu pasti apa yang menjadi kelebihannya, tetapi yang jelas, ia akan berusaha membawa lawannya terbawa dalam pola permainan dia.

"Saya pikir kontrol dan ketangkasan yang tepat, tidak tahu apakah ini diperhitungkan atau tidak. Memukul bola dari berbagai posisi di lapangan untuk membatasi serangan lawan," katanya.

"Kemudian mengambil inisiatif untuk menyerang, dan membuat permainan berlangsung dengan cara yang menguntungkan bagi saya sendiri," ujar Kento Momota dikutip dari 360badminton.com disadur dari Aiyuke.

Kento Momota sendiri sepanjang 2020 telah berhasil meraih gelar di Malaysia Masters, tapi kemudian mengalami nasib kurang menguntungkan setelah menjadi korban dalam sebuah kecelakaan mobil ketika hendak menuju bandara ketika ingin kembali ke Jepang.