Bertekad Ingin Kalahkan Indonesia, Media China Ragukan Malaysia?

Jumat, 7 Agustus 2020 07:37 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© Shi Tang/Getty Images
Ambisi pebulutangkis Aaron Chia menghentikan dominasi tim bulutangkis putra Indonesia atas Malaysia di Piala Thomas 2020 mendapat keraguan dari media China? Copyright: © Shi Tang/Getty Images
Ambisi pebulutangkis Aaron Chia menghentikan dominasi tim bulutangkis putra Indonesia atas Malaysia di Piala Thomas 2020 mendapat keraguan dari media China?

INDOSPORT.COM - Ambisi pebulutangkis ganda putra Aaron Chia menghentikan dominasi tim bulutangkis putra Indonesia atas Malaysia di Piala Thomas 2020 mendapat keraguan dari media China?

Piala Thomas 2020 diketahui akan bergulir pada 3-11 Oktober mendatang di Aarhus, Denmark. Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) pun telah melakukan pengundian pada Senin (03/08/20) lalu, dan hasilnya Malaysia lagi-lagi berada satu grup dengan Indonesia.

Setelah di final Badminton Asia Team Championships 2020 lalu, tim bulutangkis Malaysia telah berhadapan dengan tim Indonesia, maka di Piala Thomas 2020, kedua negara akan kembali berhadapan, namun kali ini sudah lebih dulu bertemu di babak penyisihan grup.

Sudah harus bertemu dengan tim bulutangkis Indonesia di babak penyisihan grup Piala Thomas 2020, pebulutangkis ganda putra Malaysia, Aaron Chia sangat bernafsu untuk mengakhiri dominasi tim Tanah Air atas negaranya.

Tetapi, keinginan dari pebulutangkis Aaron Chia itu mendapat keraguan dari media China, Sports Sina, yang menyebut kalau bertekad boleh saja, tetapi tekad tersebut harus realistis.

Bagi media China, bertekad tanpa tahu darimana kepercayaan diri atas tekad itu berasal, tidak akan berarti apa-apa. Terlebih lagi, pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang berpredikat sebagai ganda putra nomor 1 Malaysia pasti akan berhadapan dengan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon dari Indonesia, yang merupakan pasangan yang belum bisa mereka kalahkan hingga saat ini.

Itulah yang membuat media China mengatakan bahwa meskipun bertekad kuat untuk bisa membawa Malaysia meraih gelar di Piala Thomas 2020, tekad tersebut juga harus disertai oleh kerealistisan.

Tetapi, pebulutangkis Aaron Chia tetap percaya kalau mereka memiliki peluang yang bagus untuk mengalahkan Indonesia dan menjadi juara grup di Piala Thomas 2020 untuk menghindari lawan-lawan tangguh.


"Di atas kertas, saya pikir kami terlihat bagus untuk delapan besar. Tapi saya masih berpikir kami memiliki peluang berjuang untuk finis sebagai juara grup, dan kami harus berjuang untuk itu," kata Aaron Chia dikutip dari media The Star.

Dituturkan lebih lanjut oleh pemain yang belum mampu revans dari Kevin/Marcus ini, satu-satunya cara untuk bisa menghentikan dominasi tim Indonesia atas Malaysia di penyisihan grup Piala Thomas 2020 adalah membuat pertandingan berjalan seimbang dan harus sampai ke partai terakhir yang menjadi penentuan.

“Saya bermain di semua tiga pertemuan terakhir melawan mereka, dan di masing-masing dan setiap pertemuan, kami memberi mereka pertarungan yang bagus. Kami kalah 3-1. Segala sesuatu bisa berjalan baik jika pertandingan imbang 2-2," lanjutnya.

Pebulutangkis ganda putra Malaysia yang di final Badminton Asia Team Championships 2020 lalu lagi-lagi harus mengakui keunggulan Kevin/Marcus mengatakan kalau targetnya adalah membawa tim Malaysia mencapai partai final Piala Thomas 2020.

“Secara pribadi, target saya adalah membantu tim mencapai final, dan jika kami berhasil, maka cobalah untuk membawa pulang Piala," tambahnya.

Namun dituturkan lebih lanjut oleh Aaron Chia, jika tim bulutangkis Malaysia mau menjadi juara, maka paling tidak hal pertama yang harus dilakukan adalah mengalahkan Indonesia di penyisihan grup Piala Thomas 2020.

"Untuk menjadi juara, kami harus mengalahkan setiap lawan dan itulah sebabnya saya merasa mengalahkan Indonesia di babak grup akan sangat penting bagi kepercayaan tim menjelang babak sistem gugur," pungkasnya.

Tim bulutangkis Malaysia tidak hanya berada satu grup dengan tim Indonesia di Piala Thomas 2020, tetapi juga berada satu grup di Piala Uber 2020 bersama dengan Korea Selatan dan Australia.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
13%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
38%
IDS Emoticon Marah
Marah
50%