Kirim Atletnya ke Pelatnas, PB Djarum Pastikan Mental Sudah Siap

Selasa, 8 September 2020 14:36 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© PB Djarum
PB Djarum memastikan atlet-atlet yang akan dikirim ke Pelatnas di Cipayung sudah memiliki kesiapan mental, alih-alih mengirimkan mereka di usia yang masih dini. Copyright: © PB Djarum
PB Djarum memastikan atlet-atlet yang akan dikirim ke Pelatnas di Cipayung sudah memiliki kesiapan mental, alih-alih mengirimkan mereka di usia yang masih dini.

INDOSPORT.COM – PB Djarum memastikan atlet-atlet yang akan dikirim ke Pelatnas di Cipayung sudah memiliki kesiapan mental, alih-alih mengirimkan mereka di usia yang masih dini. 

Tak bisa dipungkiri, peranan PB Djarum di dalam menelurkan atlet-atlet bulutangkis berbakat sangatlah besar. Klub yang berdiri di bawah naungan Bakti Olahraga Djarum Foundarion tersebut juga jadi penyumbang terbesar atlet-atlet berprestasi ke pelatnas PBSI.

Diketahui awal tahun ini, tiga atlet di sektor tunggal putri yang pernah menempa ilmu bulutangkis di PB Djarum berangkat ke pelatnas PBSI di Cipayung. Mereka adalah Komang Ayu Cahya Dewi, Nandiri Putri Arumni, dan Bilqis Pratista.

Ketiga atlet yang berasal dari Pb Djarum U-17 itu bakal menjadi penerus tiga pebulutangkis putri Indonesia, yakni Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, dan Ruselli Hartawan.

Manajer PB Djarum, Fung Permadi, yang hadir sebagai narasumber dalam bincang media PB Djarum secara virtual lantas menyebutkan rentang usia yang tepat bagi pemain muda untuk masuk ke pelaltnas PBSI.

“Kalau berdasarkan pengalaman selama ini, semakin muda masuk pelatnas, persentasenya mereka bisa berhasil itu tidak lebih dari 30 persen, lebih banyaknya ya dikembalikan ke klub,” kata Fung kepada host acara Yuni Kartika, Senin (07/09/20) kemarin.

Fung lantas menjelaskan bahwa para atlet muda yang dibina di PB Djarum sendiri tidak hanya ditempa fisik dan kemampuan namun juga mental. Mental ini menjadi modal penting sebelum mereka dikirim ke pelatnas.

“Menurut data, kami simpulkan alangkah baiknya jika atlet itu lebih dewasa dalam menyikapi segala hal di dalam kariernya. Setelah itu baru kamu kirim mereka ke pelatnas. Intinya kesiapan mental,” lanjut Fung.

Selain menjadi penyumbang terbesar atlet di pelatnas, sejumlah PB Djarum sendiri dari tahun ke tahun selalu menorehkan prestasi. Pada tahun 2019 lalu, mereka bahkan mencatatkan prestasi di level nasional hingga internasional seperti Djarum Sirnas Premier, Superliga Junior, International Series, Asia Junior Championships hingga World Junior Championships.

Fung Permadi menjadi pembicara di acara bincang media PB Djarum dalam rangka menyambut Hari Olahraga Nasional yang jatuh pada 9 September 2020. Narasumber lainnya seperti Yoppy Rosimin (Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation), Christian Hadinata (Legenda Bulutangkis Indonesia dan Tim Penasihat PB Djarum), Hariyanto Arbi (Legenda Bulutangkis Indonesia dan Ketua Komunitas Bulutangkis Indonesia)

Selain itu, dihadirkan pula dua atlet muda PB Djarum, Bernadine Anindya Wardana (asal Klaten, Jawa Tengah) dan Radithya Bayu Wardhana (asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau).