Ini Alasan Mundurnya Ginting, Greysia/Apriyani Hingga Praveen/Melati dari Swiss Open 2021

Selasa, 9 Februari 2021 22:47 WIB
Penulis: Shintya Maharani | Editor: Subhan Wirawan
Pebulutangkis Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Juara YONEX Thailand Open 2021. Copyright: © Twitter@bwfmedia
Pebulutangkis Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Juara YONEX Thailand Open 2021.

INDOSPORT.COM – Atlet bulutangkis andalan Indonesia mulai dari Anthony Sinisuka Ginting pada sektor tunggal putra, Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri) dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran) menyatakan mundur dari ajang Swiss Open 2021.

Broto Happy, pengamat olahraga sekaligus Kepala Bidang Humas & Media PP PBSI akhirnya mengungkapkan alasan wakil bulutangkis Indonesia mundur pada tiga sektor tersebut.

Nyatanya, keputusan mundurnya para andalan Indonesia ini karena menimbang skala prioritas atau turnamen mana yang harus didahulukan dan turnamen mana yang bisa ditinggal.

“Terkait mundurnya Anthony Sinisuka Ginting, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati dari Swiss Open, ada tiga hal yang menjadi bahan pertimbangan. Pertama, ketiga wakil ini lebih dipersiapkan untuk meraih prestasi maksimal pada kejuaraan All England,” ujar Broto melalui whatsapp pada Selasa (9/2/21).

Selain skala prioritas, hasil yang ditorehkan pada tiga turnamen berturut yang baru saja selesai di Thailand, yakni YONEX Thailand Open, TOYOTA Thailand Open, dan BWF World Tour 2020 dirasa tidak maksimal.

Indonesia hanya berhasil mendapatkan dua gelar pada YONEX Thailand Open 2021 diwakili Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Juara Ganda Putri), Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Runner up Ganda Campuran).

“Kedua, melihat performa pada tiga turnamen di Thailand sebelumnya, mengikuti tiga pertandingan beruntun hasilnya tidak maksimal,” tambah Broto.

“Yang terakhir, meskipun turnamen Swiss Open merupakan kejuaraan untuk kualifikasi Olimpiade, absennya tiga wakil ini (Anthony Sinisuka Ginting, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati) tidak mempengaruhi mereka untuk merebut tiket mengikuti Olimpiade Tokyo, Juli mendatang,” pungkasnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
50%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
25%
IDS Emoticon Marah
Marah
25%