Kepada Media Asing, Eng Hian Ungkap Kelemahan Terbesar Ganda Putri Indonesia

Selasa, 21 September 2021 19:25 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Indra Citra Sena
© NOC Indonesia
Aksi Greysia Polii dan Apriyani Rahayu ke final Olimpiade Tokyo Copyright: © NOC Indonesia
Aksi Greysia Polii dan Apriyani Rahayu ke final Olimpiade Tokyo

INDOSPORT.COM – Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, mengungkapkan kelemahan terbesar sektor yang dilatihnya kepada media asing. Namun, Greysia/Apriyani mampu membenahinya.

Eng Hian menjadi sosok yang paling berjasa ketika ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu memenangkan medali emas Olimpiade Tokyo.

Tampil begitu konsisten sejak babak pertama, Greysia/Apriyani akhirnya mampu menggempur pasangan China Chen Qing Chen/Jia Yifan di partai final kompetisi tersebut.

Ini menjadi medali emas pertama dari nomor ganda putri Indonesia, dengan kini cabor bulutangkis sudah menyumbang sembilan medali dalam sejarah Olimpiade.

Setelah kemenangan anak didiknya itu, Eng Hian pun langsung menjadi sorotan dunia.  Gaya kepelatihan hingga proses persiapan ke Olimpiade selalu menjadi hal ditanyakan oleh media manapun.

Terbaru, pelatih yang akrab disapa Coach Didi ini melakukan wawancara kepada Badminton Asia mengenai rencananya untuk sektor ganda putri Indonesia setelah kesuksesan Greysia/Apriyani.

“Dari apa yang saya lihat, sejak kami kembali dari Olimpiade, ada aura yang berbeda dengan pasangan ganda putri (Greysia/Apriyani),” ucap Eng Hian.

“Berdasarkan apa yang saya lihat adalah bahwa mereka lebih percaya diri, dan ini tidak berarti bahwa mereka menjadi sombong, tidak, tetapi lebih percaya diri dalam program pelatihan,”lanjutnya.

Kepercayaan diri Greysia/Apriyani yang meningkat tajam ini ternyata juga menular pada pemain ganda putri lainnya di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%