Tumbang dari Wakil Malaysia di Singapore Open 2023, Pramudya/Yeremia Merasa Penuh Tekanan

Kamis, 8 Juni 2023 22:24 WIB
Penulis: Ammara Marthiara | Editor: Juni Adi
© PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan di laga perdana All England. (Foto: PBSI) Copyright: © PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan di laga perdana All England. (Foto: PBSI)
Fisik Melemah Jadi Faktor

Disamping itu, Yeremia Rambitan juga mengaku bahwa kondisi fisik yang kurang bugar juga menjadi salah satu faktor dirinya tidak tampil maksimal di babak 16 besar Singapore Open 2023 hari ini, Kamis (08/06/23).

Maklum, beberapa turnamen besar yang jadwalnya terlalu mepet telah dijalankan Pramudya/Yeremia. Alhasil waktu istirahat mereka pun tak banyak.

“Kebugaran fisik saya juga ada pengaruhnya. Kami dari SEA Games Kamboja, terus menerus tampil ke Malaysia Masters, Thailand Open, Singapura Open, dan nanti lanjut ke Indonesia Open. Kami harus mempersiapkan kondisi dengan baik,” ungkap Yeremia.

Diakui Yeremia, bahwa permainan ia bersama Pramudya saat meladeni Ong/Teo di 16 besar Singapore Open 2023 tadi memang sangat terburu-buru.

Apalagi, dikatakan Yeremia bahwa tim kubu langsung menekan mereka sejak awal laga dan membuat keduanya sulit untuk lepas dari tekanan.

“Dalam kondisi seperti itu, memang susah untuk bisa mendapatkan poin. Kami pun kalah. Selain itu, kami hanya terus mengikuti tempo permainan yang dikembangkan lawan,” jelas Yeremia.

Pramudya pun menambahkan bahwa mereka terlalu mengikuti tempo yang dilayangkan oleh ganda putra Malaysia itu. Selain itu, faktor kurang tenang juga menjadi pemicu kekalahan Pramudya/Yeremia.

“Setelah ini, kami mau tampil ke Indonesia Open. Yang perlu ditingkatkan adalah soal mentalitas dan kebugaran fisik,” tutup Pramudya.