In-depth

Banyak Nama Kejutan, 3 Eks Bidadari PBSI yang Gemilang jadi Pelatih di Luar Negeri

Kamis, 24 Agustus 2023 11:11 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Indra Citra Sena
© Instagram@masitamahmudin
Sejumlah mantan penghuni pelatnas PBSI kini semakin gemilang menjadi pelatih bulutangkis di luar negeri, dan banyak diramaikan nama-nama kejutan. Siapa saja? Copyright: © Instagram@masitamahmudin
Sejumlah mantan penghuni pelatnas PBSI kini semakin gemilang menjadi pelatih bulutangkis di luar negeri, dan banyak diramaikan nama-nama kejutan. Siapa saja?

INDOSPORT.COM - Sejumlah mantan penghuni pelatnas PBSI kini semakin gemilang menjadi pelatih bulutangkis di luar negeri, dan banyak diramaikan nama-nama kejutan. Siapa saja?

Mereka adalah Masita Mahmudin, Ghaida Nurul Ghaniyu, dan Setyana Mapasa. Ketiganya seolah membuktikan diri bahwa jalan kesuksesan bisa berasal dari mana saja.

Karena harus diakui jika mereka tak lagi di pelatnas PBSI dengan alasan cukup beragam, entah terdegradasi atau memutuskan keluar sendiri.

1. Masita Mahmudin

Masita Mahmudin, namanya terkenal sejak dia berhasil menyabet medali perak Kejuaraan Dunia Junior dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo pada tahun 2013 silam.

Dia kemudian mendapatkan promosi ke pelatnas PBSI pada 2015, dan diharapkan bisa menjadi pemain putri top di masa depan.

Sayangnya, performa Masita Mahmudin di pelatnas PBSI dianggap tidak cukup mumpuni untuk memenuhi ekspektasi yang ada.

Tercatat dia hanya mampu meraih satu gelar juara di Vietnam International Series 2015 kala dipasangkan dengan Rian Swastedian.

Sampai akhirnya ada keputusan jika Masita Mahmudin masuk deretan atlet yang terdegradasi dari pelatnas PBSI pada tahun 2017.

Sejak saat itu, Masita Mahmudin tetap mencoba peruntungan sebagai atlet independen meskipun belum kunjung juara lagi.

Di saat demikian, Masita Mahmudin menggemparkan publik di musim 2023 ketika dia diketahui berlatih di Zhang Ning Sports, Daqing, China.

Sesuai namanya, akademi bulutangkis Zhang Ning Sports disinyalir adalah miliki legenda tunggal putri China peraih dua emas Olimpiade yakni pada tahun 2004 dan 2008.

Rupanya Masita Mahmudin bukan sekadar berlatih bulutangkis di China, melainkan dia direkrut sebagai pelatih khusus untuk anak-anak.

Hal itu sebagaimana dilansir dari unggahan terbaru Masita Mahmudin di feed instagramnya, di mana dia menikmati peran melatih anak-anak kecil di China yang ingin menjadi atlet bulutangkis.

“Latihan dengan murid-muridku di Daqing City,” tulis Masita Mahmudin.

Sungguh capaian yang luar biasa dari Masita Mahmudin mengingat tidak banyak atlet putri Indonesia yang bisa menjadi pelatih bulutangkis di China. Selanjutnya adalah profil Ghaida Nurul Ghaniyu dan Setyana Mapasa.