x

Skuat Australia di Piala Uber 2022: Si Cantik Gronya Somerville Jadi Ujung Tombak

Jumat, 22 April 2022 15:15 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Indra Citra Sena
Berikut adalah daftar skuat Australia di ajang Piala Uber 2022, di mana Gronya Somerville akan menjadi ujung tombak dalam memimpin para juniornya di pelatnas.

INDOSPORT.COM – Berikut adalah daftar skuat Australia di ajang Piala Uber 2022, di mana  Gronya Somerville akan menjadi ujung tombak dalam memimpin para juniornya di pelatnas.

Diketahui, kejuaraan bulutangkis beregu Piala Thomas dan Uber 2022 akan berlangsung pada 8-15 Mei 2022 di Krung Thep Maha Nakhon (Bangkok), Thailand.

Baca Juga

Secara total akan ada 16 negara dari berbagai benua bakal ambil bagian dalam perhelatan Piala Thomas edisi ke-32, dan Piala Uber ke-29 di Thailand.

Salah satunya yang berpartisipasi pada perhelatan Piala Uber 2022 adalah Australia. Secara histroris, di Piala Uber, Australia sudah 8 kali bermain di putaran final.  

Pada tahun lalu, Australia tidak ikut Piala Uber 2020 lanyaran perubahan jadwal dan pertimbangan pandemi Covid-19. Sedangkan pada tahun ini, Australia tidak lolos kualifikai Piala Thomas 2022.

Baca Juga

Berdasarkan hasil drawing pada babak penyisihan grup, Australia tergabung dengan Grup B bersama tim Piala Uber China, Chinese Taipei, dan Spanyol.

Aturannya, hanya ada 2 negara terbaik dalam 4 grup yang berhak untuk lolos ke babak perempat final.  Mungkin secara ranking, tim-tim dari Asia seperti China dan Chinese Taipei lebih diunggulkan.

Sedangkan tim seperti Australia dan Spanyol diprediksi bakal kesulitan untuk lolos dari fase penyisihan grup. Hanya saja, di permainan bulutangkis, tidak ada yang bisa memastikan hasil akhirnya.

Baca Juga

Bisa saja akan banyak tercipta kejutan dari Grup B Piala Uber 2022. Terlebih peta kekuatan bulutangkis sudah mulai merata selama waktu belakangan.

Untuk itulah, Australia menyiapkan amunisi terbaik meski dengan skuat mini yang dikirimkan untuk Piala Uber 2022. Salah satu ujung tombak yang dimiliki adalah pebulutangkis cantik Gronya Somerville.


1. Skuat Australia di Piala Uber 2022

Skuat Australia di Piala Uber 2022.

Pengumuman mengenai skuat Australia di ajang Piala Uber 2022, sebagaimana tertera dalam dalam laman resmi Badminton Oceania.

“Australia telah memenuhi syarat sebagai tim dengan performa terbaik di Oseania di setiap edisi kejuaraan dunia beregu putri sejak 2010, dengan pengecualian pada edisi 2020 lalu.”

Baca Juga

“Australia sejatinya lolos, namun pandemi mencegah tim untuk berpergian. Ketika itu Tahiti menerima untuk menggantikan tim dari Oseania,” sebut Badminton Oseania.

Dari ketentuan 12 pemain sebagai batas maksimal yang boleh memperkuat tim Piala Thomas dan Uber 2022, tercatat Australia hanya mengirimkan skuat mini.

Tercatat hanya 9 pebulutangkis putri Australia di skuat Piala Uber 2022. Gronya Somerville menjadi salah satu ujung tombak di sektor ganda. Tentunya bersama partner barunya, Kaitlyn Ea.

Baca Juga

Duet Gronya Somerville/Kaitlyn Ea juga baru menyabet gelar juara di Kejuaraan Nasional 2022 di Australia beberapa pekan sebelum Piala Uber 2022.

Berikut adalah skuat lengkap tim bulutangkis Australia di Piala Uber 2022:

Baca Juga

2. Indonesia Optimis Tatap Piala Thomas dan Uber 2022

Ada di grup neraka, Indonesia optimis tatap Piala Thomas dan Uber 2022.

Seperti halnya Australia yang diwakilkan skuat terbaik seperti Gronya Somerville untuk skuat untuk Piala Uber 2022, Indonesia pun sudah merilis untuk turnamen yang sama.

Indonesia cukup optimis meski tergabung dengan grup sulit di ajang tersebut. Tim Piala Thomas Indonesia sendiri tergabung dengan grup neraka bersama Thailand, Korea Selatan, dan Singapura.

Tim Piala Uber Indonesia juga tergabung dengan Jepang, Prancis, dan Jerman. Menyikapi drawing demikian, Kabid Binpres Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rionny Mainaky, melihat bahwa peta kekuatan lawan untuk edisi Piala Thomas-Uber 2022 tak jauh berbeda.

“Hasil undian (Piala Thomas dan Uber 2022) ini tidak mudah ya, baik untuk tim Thomas maupun tim Uber. Kekuatan memang hampir sama dengan tahun lalu karena rentang waktunya tidak terlalu lama,” ujar Rionny Mainaky dilansir dari laman resmi PBSI.

“Tahun lalu kita berada di grup yang juga berat tapi para pemain bisa fokus satu demi satu hingga ke delapan besar, semi final sampai final, dan juara. Itu menjadi pelajaran dan pengalaman kita, mudah-mudahan nanti bisa maksimal dan mempertahankan gelar juara,” lanjut Rionny Mainaky

Selengkapnya: Indonesia Masuk Grup ‘Neraka’ di Piala Thomas dan Uber, Begini Komentar PBSI

 

AustraliaPiala UberBulutangkisBerita Bulutangkis

Berita Terkini