x

Dejan/Gloria Angkat Derajat XD Indonesia di 2023, PBSI Masih Ogah Tarik ke Pelatnas?

Senin, 4 Desember 2023 09:25 WIB
Penulis: Miranti | Editor: Prio Hari Kristanto
Juara Syed Modi India International 2023 dan buat ganda campuran Indonesia bersinar lagi, PBSI masih ogah tarik Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja?

INDOSPORT.COM – Juara Syed Modi India International 2023 dan buat ganda campuran Indonesia bersinar lagi, PBSI masih ogah tarik Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja?

Diketahui, ganda campuran sejak beberapa waktu belakangan ini memang diketahui sebagai sektor bulutangkis di Indonesia yang paling menarik perhatian karena merosotnya prestasi.

Baca Juga

Jika dirunut ke belakang, prestasi ganda campuran Indonesia agaknya menurun sejak pensiunnya para senior seperti Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, hingga Debby Susanto.

Praveen Jordan/Melati Daeva dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja sebagai sosok senior di PBSI juga pada akhirnya harus terdegradasi pelatnas pada 2022.

Di saat pemotongan regenerasi dilakukan, pada akhirnya ganda campuran pelatnas juga harus ditinggal sang pelatih, Nova Widianto, yang hengkang ke Malaysia, dan kini digantikan Herry IP.

Alhasil, prestasi paling banter ganda campuran Indonesia pada musim 2023 hanyalah Jafar Hidayatullah/Aisyah Salsabila Pranata Putri yang menjuarai Indonesia Masters Super 100.

Baca Juga

Kemudian Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang mampu finis sebagai runner-up ajang Super 300 di Hylo Open 2023.

Selainnya, ganda campuran Indonesia masih sangat kesulitan untuk bersaing ditandai dengan nol gelar dari ajang BWF World Tour 2023.

Namun belakangan ini, ‘marwah’ ganda campuran Indonesia seolah kembali terangkat berkat pemain PB Djarum, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, yang menjuarai Syed Modi India International 2023yang merupakan ajang Super 300.

Dejan/Gloria menjuarai Syed Modi India International 2023 usai di final menumbangkan Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo dari Jepang.

Kesuksesan Dejan/Gloria menjadi ganda campuran Indonesia pertama yang menjuarai BWF World Tour musim 2023, akankah membuat PBSI tertarik meminang mereka ke pelatnas?

Baca Juga

1. PBSI Akankah Tertarik Pinang Dejan/Gloria?

Juara Syed Modi India International 2023, Apakah PBSI Tertarik Pinang Dejan/Gloria?

Sukses mempersembahkan gelar juara Syed Modi India International 2023 memang membuat Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja dielu-elukan badminton lovers Indonesia agar ditarik ke PBSI.

Di media sosial seperti yang dilansir dari kolom komentar akun X @INABadminton berikut, banyak sekali badminton lovers Indonesia berharap PBSI memperhatikan nasib Dejan/Gloria.

Baca Juga

Apalagi saat ini membuat ganda campuran Indonesia sedang berjuang lolos kualifikasi Olimpiade Paris 2024, dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja berpeluang meramaikan persaingan.

“Pelatnas apa kabar? Smash dejan lebih kenceng dari rinov ato rehan besok kalo gloria udh pensiun mending ambil dah buat dipartnerin sama lisa ato pitha,” tulis @keb********

“Angkutlah ini ke pelatnas taun depan, at least sampe olimpik buat Glo. Biar fair perebutan tiketnya. Kalo masih di luar riskan ga dipilih kalopun pun jadi XD no. 1 INA di akhir race,” tulis @ne*****

“Bisa kali dipanggil ke pelatnas,” tulis @mia*******

Baca Juga

Namun terlepas dari itu, banyak pula badminton lovers yang mendukung di mana pun Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja berkarier, entah di PB Djarum atau pun pelatnas PBSI.

Karena sejatinya prestasi seorang atlet bulutangkis memang ditentukan oleh banyak faktor, tak semata-mata soal di mana dia latihan.  

Apalagi meskipun mereka ada di luar pelatnas, tetapi PB Djarum memberikan fasilitas yang maksimal untuk Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.

Selanjutnya usai Syed Modi India International 2023, Dejan/Gloria akan membuktikan konsistensi mereka dengan mengikuti Guwahati Masters Super 100 pada 5-10 Desember di Assam, India.

Baca Juga
PBSIBulutangkisBerita BulutangkisDejan Ferdinansyah/Gloria WidjajaSyed Modi India International

Berita Terkini