Kaki lunglai berat untuk melangkah ke luar lapangan dan kepala tunduk menahan malu dari cemoohan para fans. Gestur ditunjukkan pemain Spanyol sebagai Juara Dunia 2010 usai dikalahkan Chile 0-2 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Kamis (19/06/14) dini hari WIB, dalam lanjutan penyisihan Grup B Piala Dunia Brasil 2014.
Kekalahan tersebut membuat La Furia Roja Spanyol dipastikan gagal melangkah ke babak sistem gugur Piala Dunia 2014. Spanyol menelan kekalahan 1-5 dari Belanda pada pertandingan pertama grup. Berikutnya, meskipun sudah tidak menentukan, Spanyol akan bersua Australia.
Banyak yang menilai kegagalan Spanyol di Piala Dunia 2014 karena sudah tidak efektifnya dari gaya bermain tiki taka. Menurut pakar, gaya tiki taka sudah mudah dibaca. Hal itu terlihat dari kegagalan Barcelona pada musim 2013-2014 dan kegagalan Bayern Muenchen bersama Pep Guardiola pada Liga Champions 2013-2014.
Selain itu pemain Spanyol saat ini adalah mayoritas pemain yang hampir memenangi semua kompetisi top di dunia. Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, misalnya, telah menjuarai Piala Dunia, Euro, La Liga dan Liga Champions. Motivasi dan semangat dari mayoritas pemain Spanyol sudah tidak seperti empat tahun silam.
Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk memperbaiki kegagalan di Piala Dunia 2014. RFEF harus segera memanggil nama-nama baru yang lebih bersemangat, memiliki ambisi dan motivasi besar untuk merengkuh trofi juara.
Berikut adalah 10 nama pemain yang diperkirakan bisa mengembalikan Spanyol ke tampuk takhta tertinggi: