Feature Piala Dunia Brasil 2014

Cara Kosta Rika Sentakkan Dunia

Sabtu, 21 Juni 2014 12:42 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Italia adalah korban kedua tim asuhan pelatih dari Kolombia, Jorge Luis Pinto. Gol tunggal Bryan Ruiz menaklukkan Gianluigi Buffon, bola tandukannya menghantam mistar, menerpa tanah, dan memantul keluar. Namun secara instan, teknologi garis gawang jadi wasit sahih dan mengesahkan itu adalah gol milik Ruiz yang dipersembahan bagi Kosta Rika. 

Hingga 90 menit pertandingan, Gli Azzurri gagal menuai gol penyama kedudukan dan akhirnya membuat euforia Kosta Rika merebak di pinggir dan sebagian tribun penonton di Stadion Arena Pernambuco, Recife. Kegembiraan itu merefleksikan apa yang dikatakan Pinto ketika Kosta Rika resmi bergabung dengan tiga juara dunia, Italia, Uruguay, dan Inggris di Grup D.

"Kami senang menempati grup itu. Semakin alot lawan, semakin seru pertarungan nanti," sebut Pinto. Publik boleh setengah mencibir dan menganggap itu hanya semacam lip service dari Pinto. Nyatanya, tidak. Pinto membuktikan skuadnya dengan gagah berani menghadapi dua lawan yang bereputasi mengkilap dan berkasta di atas mereka. 

Kini, Kosta Rika resmi bergabung dengan Belanda, Chile, dan Kolombia yang telah memastikan lolos ke babak 16 besar, berbekal dua kemenangan awal PD 2014. Poin penuh yang melejitkan spirit tempur dan memberikan motivasi lebih kepada para penggawa Kosta Rika.