Preview Juventus Vs Malmo FF

Ujian Allegri di Kancah Eropa

Selasa, 16 September 2014 19:30 WIB
Penulis: Riki Ilham Rafles | Editor: Irfan Fikri
© Megi Saputra/Indosport
 Copyright: © Megi Saputra/Indosport

Lawan Juventus di laga perdana Liga Champions bukan tim sembarangan. Malmo FF adalah juara Liga Swedia 2013 yang berhasil melaju ke fase grup Liga Champions Eropa setelah mengalahkan FK Ventspils (Latvia), Sparta Praha (Republik Ceko), dan FC Salzburg (Austria) di babak kualifikasi.

Tim besutan Age Hareide ini merupakan klub Swedia pertama yang berhasil lolos ke fase grup setelah terakhir kali diwakili Helsinborg IF pada 2000-01.

Sedangkan tuan rumah, Juventus adalah peraih scudetto tiga musim berturut-turut sejak musim 2011/2012. Hingga kini hegemoni klub asal Turin tersebut belum bisa disaingi penghuni Serie A lainnya.

Namun catatan apik di Serie A tak bisa diimbangi dengan prestasi di liga paling bergengsi daratan Eropa. Musim lalu mereka terlempar dari fase grup setelah hanya berhasil finis di peringkat ketiga di bawah Real Madrid dan Galatasaray.

Beruntung Si Nyonya Tua saat ini dilatih Massimiliano Allegri yang memiliki pengalaman membawa AC Milan hingga ke babak knock-out. Setidaknya Allenatore bisa membawa pengalaman sebelumnya dan menyulap mental anak asuhnya yang memiliki kenangan buruk di Liga Champions musim lalu.

Pada pertandingan nanti malam, Juventus tetap diunggulkan walau Andrea Pirlo, Arturo Vidal, dan Giorgio Chiellini harus absen karena cedera. Namun, ditilik secara individu kualitas pemain mereka masih jauh lebih unggul dari sang tamu.

Meski diunggulkan, Gianluigi Buffon dkk harus tetap waspada terhadap tamu mereka malam nanti. Klub Skandinavia memiliki karakter displin dan fisik yang kuat. Ketika kolektivitas mereka sebagai tim terjaga, maka mereka akan menjadi ancaman yang mematikan bagi para lawan.

Juventus sendiri memiliki catatan kurang baik saat bertemu dengan Djurgardens IF yang juga berasal dari Swedia pada babak kualifikasi Liga Champions 2004/2005. Ketika itu mereka dipaksa bermain imbang 1-1 di Turin.

Sedangkan sang tamu memiliki catatan sejarah yang lebih baik ketika berlaga di Piala Champions Eropa 1989/1990, mereka berhasil menahan imbang Inter Milan di Giuseppe Meazza.