Tottenham Hotspur sama-sama baru mendapat lecutan moral usai kemenangan di ajang Piala Liga tengah pekan kemarin. Namun, jika melihat performa belakangan, Arsenal ada di atas angin.
Ya, performa Hotspur di awal musim ini, khususnya di Premier League memang mengecewakan. Pasukan Mauricio Pochettino hanya meraih satu poin dalam tiga penampilan terakhir di Premier League.
Bisa memetik hasil maksimal saat tandang ke markas rival sekota tentu akan melambungkan spirit Tottenham. Namun, tentu saja The Lilywhites harus melewati ujian berat lebih dulu. Ya, dalam lima laga Premier League terakhir di markas Arsenal, Spurs tercatat baru sekali menang, itupun terjadi pada 2010 silam.
Mengusung formasi 4-2-3-1, kecuali Kyle Walker semua pemain siap dimainkan Pochettino. Di lini tengah Spurs akan mengandalkan Moussa Dembele, Erik LAmela, Christian Eriksen yang akan mendukung Emmanuel Adebayor sebagai ujung tombak.
Pihak tuan rumah juga diprediksi mengusung formasi serupa dengan Danny Welbeck sebagai tombak tunggal. Arsene Wenger dalam laga kali inimasih belum bisa menampilkan Olivier Giroud, Mathieu Debuchy dan Theo Walcott akibat bekapan cedera.
Meski tak diunggulkan, kubu Spurs bertekad mencatat sejarah dengan memetik kemenangan di Emirates. "Kami harus beramin agresif, tak kenal menyerah dan berusaha meraih kemenangan," kata Pochettino.