Petinggi AC Milan: Semua Orang Bahagia Balotelli Dijual

Minggu, 12 Oktober 2014 23:15 WIB
Penulis: Riki Ilham Rafles | Editor:
 Copyright:

Pernyataan Gandini itu seolah ingin menegaskan pernyataan sebelumnya yang dilontarkan Filippo Inzaghi dan Adriano Galliani yang menyebut kepergian striker berambut mohawk tersebut membuat mereka mudah menyatukan tim.

"Mario bukan tipe pemain yang kami cari untuk mendapatkan tim yang lebih baik. Di sisi lain, dia mungkin merasa Premier League adalah yang terbaik untuk kariernya. Dia ingin kembali ke sana," ujar Gandini seperti dilansir Daily Star Sunday.

Penampilan Balotelli selama bermain di Milan pun tidak terlalu menonjol. Dia tidak terlalu tajam ketika diplot sebagai striker tunggal.

"Kemudian Liverpool datang pada waktu yang tepat. Hal itu membuat semua orang senang. Cara bermain Mario tidak murni sebagai seorang striker tunggal," lanjut Gandini.

"Permasalah kami di Milan tidak memiliki striker yang bisa diandalkan di kotak penalti lawan. Tapi Mario tidak tampil seperti yang diharapkan," tambah dia.

Striker keturunan Ghana tersebut didatangkan Milan dari Manchester City dengan nilai transfer 17 juta euro atau setara dengan Rp262 miliar. Saat itu pihak Milan sedikit berjudi dengan membeli Balotelli. The Citizens menjualnya karena berulah dengan mencekik Roberto Mancini (pelatih City saat itu) saat menjalani sesi latihan.

"Kami merasa mendatangkannya ke Italia, ke tempat dimana dia dicintai, akan menjadi lingkungan yang ideal baginya untuk berkembang menjadi pemain bintang. tapi itu tidak berhasil bagi kedua belah pihak," tandas dia

1