Presiden Internazionale Erick Thohir mengajukan usulan agar kontestan Liga Champions diperbanyak jumlahnya sehingga memungkinkan tim-tim kuat Eropa yang memiliki tradisi kuat dapat berpartisipasi.
"Pada saat yang sama, penting untuk menghormati negara-negara seperti Ukraina, Azerbaijan dan negara-negara lainnya karena mereka juga mau bersaing di Eropa,” jelas ia seperti dikutip dari Gazzetta dello Sport.
Usulan serupa sempat diutarakan Direktur AC Milan Umberto Gandini yang mendukung adanya fasilitas wildcard. Fasilitas ini membolehkan tim-tim dengan reputasi dan sejarah apik di Eropa untuk lolos ke Liga Champions kendati klub tersebut finis tidak memuaskan di liganya.
UEFA lalu menolak adanya perubahan besar-besaran dalam format kompetisi elite Eropa itu, namun hal tersebut tidak menghalangi Thohir untuk mengusulkan pandangan serupa.
“Jika Liga Europa saat ini sudah menambah jumlah kontestannya, mengapa Liga Champions tidak mengikutinya? Fans di seluruh dunia akan senang melihat tim-tim besar bermain di Liga Champions. Jadi, saya berpandangan bahwa kita harus menambah jumlah peserta tim di Liga Champions,” jelas pengusaha asal Indonesia ini.
Inter dan Milan adalah dua klub pengoleksi trofi Liga Champions paling banyak di Italia. Namun prestasi kedua tim ini sedang melorot dan gagal menembus zona Liga Champions.
"Fans di seluruh dunia ingin melihat tim-tim besar bermain di Liga Champions, jadi saya melihat sangat penting meningkatkan jumlah tim dalam kompetisi ini,” tutup ia.