Anjloknya penampilan The Reds --sebutan Liverpool-- menurut Ancelotti dipicu hengkangnya mesin gol mereka Luis Suarez yang kini merumput bareng Barcelona.
Meski sudah mendatangkan pengganti Balotelli, performa The Reds di Premier League dan Liga Champions belum juga memperlihatkan kemampuan terbaiknya.
Balotelli hingga kini masih melesakkan satu gol dalam perjalannnya bareng Liverpool. Ia melakukan itu di ajang Piala Liga. Aksi 'gemilang' Super Mario --sebutan Mario-- malah kerap muncul di luar lapangan.
Ulah Mario yang paling terbaru yakni saat ia bertukar kaos dengan Pepe dalam leg pertama Liverpool kontra Madrid di Anfield. Lantaran kelakuannya, sang manajer Liverpool Brendan Rodgers sempat berang. Tak hanya itu, Real Madrid sukses memukul The Reds tiga gol tanpa balas di depan pendukung mereka.
Mestinya, imbuh Ancelotti, sang manajerlah yang mesti menjadi sorotan mengapa The Reds begitu jeblok kondisinya pada musim ini. Dan bukan ditumpahkan pada Balotelli saja. Ancelotti berpendapat, impresif tidaknya sebuah tim bergantung pada hasil racikan pelatih.
"Banyak isu yang menyinggung soal Balotelli. Dia pemain berkualitas. Sayang, dia ada di tim yang sudah ditinggal Luis Suarez. Si pelatih juga sedang mencari metode menggabungkan keduanya," jelas Ancelotti.
Melansir football espana, Don Carlo --sebutan Ancelotti-- tak semua masalah bisa dituntaskan Balotelli.
Malahan, ia membela aksi Super Mario yang bertukar kaos dengan Pepe dan mengatakan tindakan itu wajar dan bukan tak menghormati tim.
"Jika besok Marcelo melakukan aksi itu dengan pemain lawan. Saya tak keberatan dan tak akan menghentikannya," kata eks manajer Chelsea itu.
Liverpool akan bertandang ke markas Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu (05/10/14) dini hari WIB. Dalam grup B, Madrid menjadi pemuncak klasemen dengan mengantongi sembilan poin. Sementara Liverpool berada di peringkat tiga dengan hasil satu kali menang dan kebobolan tiga gol.