Seperti kita ketahui, meski satu pulau, Skotlandia dan Inggris memiliki sejarah buruk. Sejak abad 13 Kerajaan Skotlandia dan Kerajaan Inggris sering berperang. Meski kini keduanya berada dalam naungan Ratu Elizabeth II bersama Kerajaan Inggris Raya.
Memang beberapa warga Skotlandia selalu ingin menjadi negara merdeka yang lepas dari Kerajaan Inggris Raya. Namun dalam referendum yang dilaksanakan pada September 2014, mayoritas warga Skotlandia tetap memilih di bawah naungan Kerajaan Inggris Raya.
Sejarah permusuhan Skotlandia dan Inggris ternyata menjalar ke dunia sepakbola ketika kedua tim nasional saling bertemu. Media-media di daratan Inggris menyebut pertandingan antara kedua tim sebagai "Battle of Britain"
Sejak pertama kali bertemu pada 30 November 1872, Skotlandia dan Inggris telah mencatat 111 pertemuan baik pertandingan resmi dan tidak resmi. Kini pertandingan ke-112 akan dimainkan di tanah Skotlandia, tepatnya di Celtic Park, Glasgow.
Tim tuan rumah, Skotlandia, akan menjamu Inggris dengan penuh percaya diri. Selain karena bermain di hadapan ribuan pendukungnya, tim besutan Gordon Strachan baru saja mengalahkan Irlandia 1-0 dalam kualifikasi Piala Eropa Prancis 2016. Skotlandia bahkan mencatat dua kemenangan dan satu kali imbang dari tiga laga terakhir mereka.
Dari kubu tim tamu, Inggris datang kepala tegak. Skuad asuhan Roy Hodgson baru saja menjaga catatan 100 persen kemenangan usai tampil buruk di Piala Dunia Brasil 2014. Terakhir, Inggris mengalahkan Slovenia 3-1 dalam kualifikasi Piala Eropa Prancis 2016.
Meskipun skuad inti kedua tim sedang dalam performa bagus, pada laga nanti tampaknya kedua pelatih akan memberikan kesempatan bermain kepada pemain pelapis, khsusunya Inggris. Sebab, Skotlandia tidak ingin ambil risiko dan kalah di hadapan pendukungnya.
Skotlandia akan menurunkan skuad terbaiknya. Strachan diyakini akan menurunkan Craig Gordon sebagai penjaga gawang, serta pemain berpengalaman seperti Darren Fletcher, Steven Naismith, dan Shaun Maloney.
Sedangkan Hodgson akan memberikan kesempatan Fraser Forster untuk unjuk gigi. Lalu pemain seperti Calum Chambers, Luke Shaw, dan Ross Barkley akan menjadi starter setelah tidak bermain saat melawan Slovenia.
Namun Hodgson akan menurunkan dua striker terbaiknya Wayne Rooney dan Danny Welbeck, serta Alex Oxlade-Chamberlain dan James Milner, yang hanya bermain sejak babak kedua saat melawan Slovenia. Sehingga laga nanti akan tetap berjalan menarik dan ketat.