Messi Dilempar Hingga Sevilla Diskon Tiket

Selasa, 2 Desember 2014 08:45 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:
Ultras Dilarang Masuk Stadion

Kematian seorang suporter menjelang duel Ateltico Madrid kontra Deportivo la Coruna terus bergulir. Kabar terbaru menyebutkan pemerintah Spanyol bersikap keras dengan melarang seluruh ultras atau suporter garis keras masuk di stadion di seluruh negeri.

“Kami akan mendata grup ultras dan melarang mereka masuk stadion untuk jangka waktu yang akan ditentukan. Ini cara serupa yang sudah diambil oleh beberapa klub dan tujuannya jelas. Kami ingin menghilangkan elemen radikal dari tempat sepakbola dimainkan dan sekitarnya. Tidak ada tempat buat mereka, baik di dalam maupun luar stadion,” kata Sekretaris Menteri Olahraga Spanyol Miguel Cardenal.

Seorang fans bernama Francisco Javier Romero Taboada menjadi korban tewas saat terjadi kerusuhan yang melibatkan pendukung Atletico dan la Coruna sebelum pertandingan di markas Atletico, Vicente Calderon.

Francisco Javier Romero Taboada diketahui meninggal di Sungai Manzanares, Vicente Calderon. Selain satu korban tewas, 11 orang mengalami cedera ringan dan seorang polisi wanita menderita retak tulang tangan. Selain itu, sekitar 20-an orang ditahan.

Pemerintah Spanyol terus bergerak dengan mendata berbagai elemen ultras, antara lain Riazor Blues (Deportivo), Frente Atletico, Bukaneros (Rayo Vallecano) dan Alkor Hooligan dari Alcorcon.

Tak mau disalah begitu saja, grup yang mewakili seluruh fans klub sepakbola Spanyol (FASFE) menuding kepolisian tidak melakukan tindakan pencegahan yang lebih baik.

1