Pupus sudah harapan Milan untuk mencuri 3 poin setelah 2 gol Fiorentina yang masing-masing dicetak oleh Gonzalo Rodriguez dan Joaquin membuyarkan 1 gol Milan yang dilesakkan Mattio Destro.
Alhasil, Milan harus takluk 2-1 atas Fiorentina. Kekalahan ini semakin menguatkan isu pemecatan Inzaghi yang tak kunjung menuai hasil positif bagi kubu Milan. Namun, pelatih berdarah Italia itu tetap menanggapi rumor pemecatan tersebut dengan santai.
Bahkan, Pippo sapaan akrab Inzaghi menegaskan bahwa ia masih ingin melatih Milan hingga 30 tahun lagi.
“Kami kembali ke permainan sepakbola yang baik dan hari ini saya melihat Milan sebenarnya,” ucap Inzaghi seperti dilansir Sky Sport Italia.
“Sangat disayangkan, hasil imbang sekalipun sangat sulit kami terima namun kami kehilangan permainan ini tapi kami pantas menang.
“Anda tidak bisa membiarkan tim seperti Fiorentina untuk menguasai permainan. Sayang sekali, tapi kami harus melihat kinerja di atas segalanya. Malam ini saya tidak bisa meminta lebih dari pemain,” tandasnya.
“Saya sangat santai karena kami siap menghadapi pertandingan ini dan saya pikir itu jelas. Ketika anda kalah dari sebuah pertandingan yang sebenarnya anda pantas menang, itu membuat anda marah. Kami harus terus memainkan sepakbola seperti ini dan membuat lebih banyak peluang,” pungkasnya.
“Kekalahan ini sangat sulit untuk diterima, tapi kami harus terus maju. Pelatih harus dinilai berdasarkan kinerjanya,” jelasnya.
“Masa depan? Saya memiliki kontrak, maka klub akan mempertimbangkan situasi tersebut. Presiden klub sering memanggil saya seperti halnya Adriano Galliani,” tuturnya.
“Kami tidak dalam posisi yang baik di klasemen, tapi dari laga malam ini kami bisa kembali bermain sepakbola yang baik,” imbuhnya.
“Saya berharap untuk tetap berada di profesi ini selama 30 tahun. Milan telah melakukan sesuatu yang besar untuk saya dan saya berharap untuk tinggal selama mungkin di sini,” tegasnya.
“Jika mereka mempertahankan saya, maka itu baik, kalau tidak saya akan terus di sepanjang jalan saya dan bekerja di tempat lain. Ini adalah pekerjaan yang saya cintai, bahkan jika kadang-kadang mengalami malam seperti ini, tapi itulah sepakbola,” tuntasnya.