6 Pesepakbola yang Aktif di Politik (Jilid II)
Bagi pecinta Serie A Italia era 90an dan fans AC Milan pasti tidak asing dengan nama Boban. Gelandang asal Kroasia ini ialah salah satu ikon Serie A era 90an. Permainan menawannya bersama AC Milan membuat klub tersebut menjadi salah satu klub terkuat di Italia dan Eropa. Lapangan tengah AC Milan kala itu menjadi hidup jika Boban bermain. Ia adalah pengatur ritme AC Milan.
Salah satu pakar politik, Thomas Hobes pernah menulis bahwa kesadaran alami manusia akan terbentuk lewat suatu konflik, mungkin ini yang mengilhami Boban untuk menjadi salah satu pesepakbola yang aktif di dunia politik.
Sebelum membela AC Milan, Boban ialah ikon bagi klub Dinamo Belgarde. Saat itu sepakbola Yugoslavia penuh dengan kebencian rasis. Klub terkuat disana saat itu, Red Star menjadi klub dan fans yang sering menebar kebencian tersebut. Boban menjadi salah satu penentangnya. Boban tertarik pada politik karena sering membaca buku, salah satu buku favoritnya berjudul ' The Little Prince' karangan Antione de Saint-Exupery. Usai pensiun dari sepakbola, ia melanjutkan kuliahnya di jurusan sejarah dan menulis tesis tentang Agama Kristen di Kekaisaran Romawi.