Sterling dan Hart sama-sama terlibat di tim nasional Inggris. Keduanya turut serta ketika skuat asuhan Roy Hodgson bertandang ke markas Slovenia pada Pra-Piala Eropa 2016, 14 Juni 2015.
"Aku bicara singkat kepada Joe pada perjalanan terakhir bersama Inggris. Ia mengatakan kepadaku betapa bagusnya klub ini dan sikap menyenangkan dari suporter. Pembicaraan itu tidak terlalu serius, tetapi sedikit memengaruhi," ucap Sterling.
Liverpool sebenarnya enggan menjual Sterling dan telah menawarkan kenaikan gaji, tapi perwakilan pemain kelahiran Kingston, Jamaika, ini menolak.
Manchester City akhinya merogoh dana sebesar 49 juta pounds (sekitar Rp 727 miliar) untuk merekrut Sterling. Nilai transfer itu pun menjadikan Sterling sebagai pemain Inggris termahal yang bermain di Premier League.
Ingin Tahu Informasi Transfer Manchester United? klik di sini.
Akan tetapi, banyak pihak meragukan kemampuan Sterling bermain reguler di Etihad Stadium. Maklum, Manajer Manuel Pellegrini masih punya David Silva, Samir Nasri, dan Jesus Navas di sisi sayap.
Wajib Baca
10 Rekrutan Terbaik Jose Mourinho
10 Pembelian Terburuk Carlo Ancelotti
10 Hal Menarik Raheem Sterling
Ini Penyebab Messi Gagal di Argentina
3 Atlet Ini Dikritik Karena Tampil Berpakaian Buruk
Terkait keraguan itu, Sterling menuturkan, "Salah satu yang membuatku bergairah adalah skuad kelas dunia yang kami punya. Dengan tim seperti ini, kami mampu meraih trofi setiap tahun. Semakin berkualitas pemain di sekitar bakal mendongkrak kualitas Anda juga."
Baca Juga
Liga Indonesia | Liga Primer | Liga Champions | Bundesliga
La Liga | Serie A | Selebrita | Komunitas | Transfer Pemain