September, Bos Milan Jual Saham Klub Rp7 Triliun

Senin, 3 Agustus 2015 10:35 WIB
Editor: Irfan Fikri
 Copyright:

Juru bicara Finivest menyatakan bahwa pada 30 September mendatang adalah batas akhir penjualan saham Milan sebesar 480 juta euro atau setara dengan Rp7 triliun.

"Tenggat waktu 30 September telah dipatok untuk transfer saham dan pembayaran 480 juta euro pada 30 September," kata juru bicara Finivest kepada Reuters.

Fininvest adalah perusahaan induk milik presiden Milan Silvio Berlusconi yang juga mengendalikan televisi Italia Mediaset dan percetakan Mondadori.

Sementara sang calon pembeli, Bee Taechaubol adalah konglomerat kelahiran Thailand yang besar di Australia. Usaha utamanya berawal dari properti lalu merambat ke usaha jasa keuangan, konstruksi, teknologi, parkir, infrastruktur lalu lintas, olahraga dan gateway pembayaran.

Uasahanya tersebar tak hanya tersebar di Asia Tenggara, namun juga masuk ke Cina dan Australia.  

"Merupakan kebanggaan besar untuk menyelesaikan kesepakatan AC Milan dengan Presiden Berlusconi, pemimpin yang fenomenal," tulis Bee Taechaubol lewat Instagramnya.

Berlusconi terpaksa menjual 48 persen saham klub karena juara Liga Champions 7 kali tersebut dikabarkan terbelit hutang sekitar 250 juta euro, dan tahun lalu saja total kerugian menembus 91 juta euro. 

84