3 Alasan Jika Juventus Tidak Dalam Keadaan Krisis
Sulit mengatakan jika Juventus telah menerima kegagalan dari pemain baru yang hadiri pada awal musim ini. Pasalnya, dalam enam pertandinga Serie A yang telah dilakoni Juventus, Allegri masih banyak mencoba-coba komposisi pemain dan adaptasi pemain baru.
Hal itu justru harus dilakukan mantan pelatih AC Milan tersebut setelah mereka lebih banyak mendatangkan pemain menjelang liga dimulai dan akhir bursa transfer. Keputusan membongkar pasang komposisi pemain dan formasi pun semakin panjang setelah rentetan pemain cedera.
Namun, jika berkaca ke hasil Liga Champions, alasan itu tentu tidak berlaku. Sebaba Juventus berhasil meraih seluruh kemenangan di dua pertandingan awal. Lawan yang mereka hadapi pun bukanlah tim kecil.
Akan tetapi, di sinilah kecerdikan Allegri. Saat bertandang ke markas Manchester City, dia justru menempatkan pemain baru yang memilik jam di kompetisi Eropa pada susunan starting line-up. Sebagai contoh, pelatih 48 tahun itu lebih memilih mencadangkan Paulo Dybala ketimbang Mario Mandzukic meski mantan pemain Palermo menjadi satu-satunya penyerang yang impresif. Begitu pun dengan pemilihan Marco Lemina ketimbang Henanes.
Dan di pertandingan kedua Allegri mendapat keuntungan besar dengan hadirnya Sami Khedira. Dia pun tanpa ragu langsung memainkan mantan pemain Real Madrid tersebut meski baru sembuh dari cedera.