Pelatih berkebangsaan Portugis yang kini tengah menjalani musim terburuk kariernya bersama Chelsea dikenal sebagai sosok juru taktik handal bertangan dingin. Namun The Special One bukanlah sosok pelatih yang bisa dianggap adil dan objektif dalam bersikap dan menentukan keputusan untuk para pemainnya.
Sepanjang kariernya menukangi tim-tim besar seperti Chelsea dan Real Madrid, Mourinho terkesan menjadi pelatih emosional, tidak sabaran dan cenderung ingin mendapatkan hasil instan.
Oleh karena itu tidak jarang secara subjektif dirinya membiarkan sejumlah pemainnya menghabiskan waktu cukup panjang untuk duduk di bangku cadangan, tak peduli seberapa hebat bakat dan kemampuan atau seberapa mahalnya pemain tersebut didatangkan.
Lebih menjengkelkan lagi terkadang keputusan yang diambilnya tersebut didasari atas sentimen pribadi dan penilaian yang sangat subjektif sehingga menuai kontroversi bahkan protes dari kubu fans. Hal ini tentu saja selain berimbas pada keseimbangan tim juga berpotensi menghambat perkembangan karier sang pemain.
Berikut, INDOSPORT merangkum sejumlah pemain yang terhambat kariernya akibat keputusan subjektif yang diambil Jose Mourinho terhadap mereka saat tergabung dalam sebuah tim.