Lloyd mengungguli Aya Miyama dari Jepang dan Celia Sasic asal Jerman. Lloyd mendapat 35 persen suara, mengungguli Sasic yang mendapatkan 12,6 persen suara dan Miyama yang mendapat hampir 10 persen.
Ia tampak emosional saat berbicara di atas podium di hadapan seisi ruangan yang memenuhi malam gala FIFA Ballon d’Or 2015.
“Wow. Ini benar-benar suatu kehormatan. Sudah menjadi mimpi saya. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang memberikan suara untuk saya dan semua orang di sepakbola AS atas dukungan mereka,”tuturnya seperti dilansir Daily Mail.
Lantas apa yang membuat Lloyd diganjar gelar bergengsi tersebut? Berikut pemaparan INDOSPORT terkait sosok Lloyd.