Sejak didatangkan AS Roma pada 12 Juni 2013, Garcia berhasil membawa klub asal ibukota Italia ini bercokol sebagai runner-up Serie A selama dua musim berturut-turut.
Selain itu, dia mampu mengemas Roma menjadi tim yang bermain sangat menghibur dengan permainan menyerang. Pria asal Prancis tersebut juga berhasil mengembalikan performa Gervinho dalam formasi 4-3-3.
Akan tetapi, setelah memasuki pertengahan musim, Garcia selalu menemukan kesulitan untuk mengembangkan permainan Roma secara tim. Segala kegagalan yang didapat Garcia bersama Roma di pertengahan musim pun membuat pihak manajemen kesal hingga harus mendepak mantan pelatih Lille tersebut.
Berikut INDOSPORT mencoba merangkum tiga alasan mengapa Garcia layak dipecat.