Kisah Transformasi Mitra Kukar di Persepakbolaan Indonesia

Sabtu, 23 Januari 2016 14:21 WIB
Editor: Randy Prasatya
 Copyright:
Evolusi Niac Mitra

Awal mula Mitra Kukar adalah klub Niac Mitra asal Surabaya yang kemudian dikenal pula dengan sebutan Mitra Surabaya. Bahkan, Niac Mitra mempunyai prestasi menarik di tahun 1983, yang saat itu mampu menumbangkan Arsenal 2-0

Ketika Mitra Surabaya terdegradasi ke Divisi I Liga Indonesia pada tahun 1999, klub ini dibeli pemilik Barito Putra dari Banjarmasin yakni H. Sulaiman HB dan pindah markas ke ibu kota Kalimantan Tengah, Palangkaraya. Sejak itu Mitra Surabaya berganti nama menjadi Mitra Kalteng Putra (MKP).

Namun, pergantian pemilik dan nama tidak serta merta langsung membuat mereka kuat. Pada 2001, MKP harus terlempar ke Divisi II Liga Indonesia. Di sana mereka mengalami kesulitan keuangan untuk menjalani roda kompetisi dan terpaksa melakukan perubahan manajemen demi menghidupi klub. Setelah berganti, MKP pun pindah markas ke Kabupaten Kutai Kartanegara dengan status dipinjamkan.

Di bawah manajemen yang diketuai H Suryanto Anwar dan Manajer Tim Endri Erawan, MKP akhirnya berganti nama menjadi Mitra Kukar saat menjalani kompetisi Divisi II Liga Indonesia musim 2003. Mereka juga tidak membutuhkan waktu lama  untuk berada di Divisi II. Naga Mekes kemudian kembali ke kompetisi Divisi I Liga Indonesia pada musim 2004.

157