Serie A Italia

Mengenang Kekejaman Mafia Sepakbola di Italia

Sabtu, 30 Januari 2016 06:12 WIB
Editor:
 Copyright:

Minggu, 29 Oktober 2006, kala itu kawasan Eropa tengah memasuki musim gugur. Lazimnya musim gugur di negara Eropa, masyarakat disana sangat suka lakukan kegiatan di luar ruangan. 

Hal sama juga dilakukan oleh pesepakbola muda yang saat itu tercatat sebagai pemain Bari, Giovanni Montani. Pagi itu menggunakan sedan mungil dengan kapasitas bensin 1,6 liter, Nissan Micra, Montani telusuri jalan di distrik San Paolo, Bari. 


Giovanni Montani, pemain muda Bari yang tewas ditangan mafia.

Namun suasana hangat di musim gugur kala itu langsung berubah jadi kelabu kala mobil Montani dipepet oleh sepeda motor yang diisi dua orang. Tanpa banyak basa-basi memberondong Montani dengan tembakan sebanyak 7 kali. 

Montani gugur di musim gugur 2006. Ia jadi korban keganasan praktek mafia sepakbola Italia. Apa yang sebenarnya terjadi, mengapa pemain yang digadang-gadang akan jadi pemain masa depan Italia harus head to head dengan mafia sepakbola? 


Aksi fans AS Bari di kandang mereka, Stadion San Nicola.

Berikut kisah kelam perjalanan hidup Giovanni Montani, korban tewas praktek jahat mafia sepakbola di Italia untuk pembaca setia INDOSPORT

77