Dilansir dari Sportsmole, pelatih berkebangsaan Jerman tersebut mengaku sangat kaget dengan aksi yang dilakukan para fans. Ia juga mengatakan bahwa seluruh pihak yang berada di klub tengah mencari solusi untuk memecahkan masalah itu.

Fans Liverpool nampak meninggalkan pertandingan dalam laga melawan Sunderland pada menit ke-77.
"Tidak mudah bagi saya unutk berkata banyak. Saya sudah mendengar kabar ini, tapi banyak hal yang saya lakukan beberapa minggu terakhir ini dan sekarang saya tahu masalah ini juga menjadi masalah untuk saya," ungkap mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.
"Apapun yang saya katakan sekarang mungkin saja bisa membuat permasalahan menjadi lebih rumit karena saya harus mengumpulkan beberapa data terlebih dahulu. Namun, dari apa yang saya tahu, semua pihak di klub tengah berusaha keras mencari solusi."
Lebih lanjut, Klopp juga sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oleh para fans.
"Ini adalah sesuatu yang tidak kami inginkan. Kami tidak menginginkan orang-orang pergi meninggalkan stadion sebelum laga berakhir. Untuk saat ini hanya itu saja yang bisa saya sampaikan," tutupnya.

Fans Liverpool merasa kenaikan harga tiket terlalu mahal.
Dampak dari aksi yang dilakukan para fans tersebut pun dapat terlihat jelas saat pertangingan. The Reds yang sebelumnya memimpin dengan skor 2-0 harus rela mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2. Dua gol yang dicetak Sunderland sendiri terjadi ketika para fans mulai meninggalkan pertandingan.
Klopp sendiri nampak tidak hadir mendampingi anak-anak asuhnya dalam laga melawan Sunderland. Absennya Klopp itu sendiri dikarenakan dirinya harus menjalani operasi usus buntu yang dideritanya.
Liverpool sebelumnya secara resmi mengumumkan kenaikan harga tiket sebesar 77 Poundsterling ( Rp1,5 juta). Sebelumnya, harga tiket satu pertandingan Liverpool adalah 59 poundsterling atau sekitar Rp1,1 juta.