Kapten Liverpool, Henderson tampil buruk pada musim ini. Padahal pada musim lalu, pemain asal Inggris ini begitu gemilang.
Dari data statistik Squawka, kekasih Rebecca Burnett tersebut sudah tampil sebanyak 13 kali pada musim ini.

Gelandang Liverpool, Jordan Henderson
Namun dirinya hanya mampu menciptakan pasing akurat senilai 42 per-pertandingan. Nilai tersebut berbanding jauh pada saat musim lalu yakni 48.
Lebih dari itu, musim ini Henderson minim sekali menciptakan paluang. Terhitung dari data tersebut ia hanya mampu membuat peluang 1.23, sedangakan pada musim lalu ia mampu menebus nilai 1.65 per-pertandingan.
Faktor cedera kaki yang ia dapatkan pada Agustus tahun lalu di rasa menjadi penyebab utama menurunnya performa pria 25 tahun tersebut.
Namun, eks pemain Sunderland tersebut mengklami bahwa bukan cederalah yang membuat dirinya tidak konsisten dalam pertandingan. Ia mengungkapkan bahwa setiap pemain pasti mengalami kemunduran dalam penampilannya.
"Saya tidak ingin menggunakan itu (cedera) sebagai alasan penampilan buruk tersebut. Kadang-kadang saya bermain dengan baik tanpa masalah, kadang juga saya tidak bermain bagus. Saya tidak bisa menggunakan hal tersebut sebagai alasan diriku tidak bermain dengan baik," ujarnya.

Jordan Henderson yakin bukan cedera yang membuatnya penampilannya menurun dalam musim ini.
Lanjutnya, gelandang Timnas Inggris ini mengatakan bahwa kemerosotan performanya merupakan hal wajar dalam dunia sepakbola.
"Saya baru saja mengalami ketidakkonsistenan dalam permainan. Itu hal wajar yang terjadi dalam sepakbola. Terutama ketika anda telah menepi cukup lama. Kau harus menerima itu dan menghadapinya dengan cara terbaik yang Anda bisa," tambahnya.