Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya didapat Allegri setelah pada tahun 2009, pelatih kelahiran Livorno, 11 Agustus 1967 itu juga pernah mendapatkan penghargaan serupa saat dirinya membesut Cagliari.
Allegri mulai melatih Juventus pada awal musim 2014/15 setelah sebelumnya ia menukangi AC Milan selama empat tahun.
Pada awal debutnya bersama klub berjuluk Bianconeri tersebut, Allegri langsung mempersembahkan gelar Coppa Italia dan juga mengantarkan Juventus meraih gelar Scudetto.
Selain itu, Allegri juga berhasil membawa Juventus menjadi runner up Liga Champions dan Supercoppa.

Sukses Allegri hadirkan dua gelar domestik untuk Juventus mengantarkannya raih Panchina d'Oro.
Atas kinerja gemilangnya tersebut, pelatih yang kini berusia 48 tahun itu pun kembali terpilih sebagai pelatih terbaik dan diganjar dengan penghargaan yang pernah diraihnya pada 2009.
"Saya berterima kasih kepada para pemain, yang penampilannya di lapangan jelas sangat berperan penting dalam keberhasilan saya meraih penghargaan ini," kata Allegri seperti dilansir situs resmi klub.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada tim asisten saya, klub secara keseluruhan, dan semua yang sudah memilih saya," tambahnya.
Allegri memperoleh 27 suara dari total 51 suara, mengungguli pelatih Lazio, Stefano Pioli yang musim lalu finis di urutan ketiga dan juga pelatih Napoli, Maurizio Sarri yang menyelamatkan Empoli dari degradasi.