Pelatih Liverpool Juergen Klopp harus kembali ke Jerman untuk melawan mantan tim yang pernah ia besut selama 7 tahun. Di Signal Iduna Park, ia telah menangkan dua gelar Bundesliga, serta satu gelar DFB-Pokal, serta sukses membawa Dortmund tembus partai final Liga Champions.
Namun pelatih berusia 48 tahun ini menegaskan bahwa faktor emosionel dirinya takkan terganggu saat Liverpool menghadapi mantan klubnya Borussia Dortmund di perempatfinal Liga Europa 7 April mendatang.
"Kondisi ini takkan menjadi pertarungan batin, antara cinta lama dan cinta baru saya," katanya kepada situs resmi Liverpool.
"Hal ini tidak akan menjadi masalah bagi saya. Sebelum saya bergabung BVB, saya juga memiliki hubungan yang baik dengan FSV Mainz 05,” jelas ia.
Sumbangsih Kloop di Dortmund tak sebatas gelar semata. Pelatih yang pernah berposisi sebagai penyerang saat aktif jadi pemain ini menegaskan telah mencetak banyak pemain-pemain biasa menjelma jadi bintang.
Sebut saja Mario Gotze, Mats Hummels dan Robert Lewandowski adalah para pemain biasa menjelma bintang dengan tangan dingin Klopp.
Klopp tak peduli siapa pun laga di babak 16 besar. Ia pun bertekad agar dapat membawa Liverpool raih satu-satunya gelar yang kemungkinan dapatkan musim ini
“Kami tetap punya rencana dan strategi untuk melawan siapapun, dan perjuangan kami tak dapat dihentikan oleh siapa pun,” tegas Dortmund.