3 Faktor Barcelona Terancam Tanpa Gelar di Musim Ini
Barcelona juga sukses kembali tampil di partai puncak Copa del Rey yang nantinya akan berjibaku dengan Sevilla di stadion yang baru saja membuat mereka patah hati, Vicente Calderon, milik Atletico Madrid.
Tercatat, Barca secara head-to-head jauh lebih unggul ketimbang Sevilla, di mana dalam 36 pertemuan mereka sejak tahun 2002, Blaugrana telah memetik 21 kemenangan, sedangkan Sevilla baru mencatat 7 kemenangan, 8 pertandingan sisanya berakhir dengan hasil imbang.
Pada musim ini di La Liga Spanyol mereka mampu saling mengalahkan di mana kemenangan terakhir mampu dibukukan oleh Barcelona dengan skor tipis 2-1. Skor yang sama saat mereka dihantam pada pertemuan pertama.
Tentunya pada laga ini, El Barca kembali lebih diunggulkan dengan mengemban misi, peluang besar untuk mengangkat gelar sekaligus mempertahankan gelar ini setelah mereka meraihnya di musim lalu.
Namun perlu diingat, tim yang ditangani oleh Luis Enrique ini baru saja menelan kekalahan di stadion ini yang artinya dapat mempengaruhi mental mereka saat bertanding.
Pastinya banyak yang menilai jika mereka memiliki mental yang kuat sehingga menganggap Barcelona tidak akan terpengaruh.
Tidak ada salahnya memang jika berpikir demikian, tetapi para pemain Barca juga manusia yang punya rasa dan punya hati.
Tekanan mental itu pastinya akan melumuri pemikiran mereka sebelum bertanding, terlebih pada musim 2009/10 lalu, Blaugrana juga pernah dikalahkan Sevilla secara agregat di ajang yang sama, bahkan mereka pun menjadi juara di partai final.
Situasi ini pastinya ingin kembali diulang Sevilla yang juga menjadi salah satu klub yang berambisi menaklukkan sang juara bertahan.