Torabika Soccer Championship (TSC)

Dikalahkan Arema, Pelatih Persiba Mengaku Puas

Senin, 2 Mei 2016 05:44 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
© Ian Setiawan/INDOSPORT
preskon Persiba Balikpapan Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
preskon Persiba Balikpapan

Tak ada raut kekecewaan yang ditunjukkan Pelatih Persiba Balikpapan itu seusai pertandingan. Jaino justru memuji perjuangan pemainnya yang sudah bermain maksimal meski gagal memenuhi target tiga poin.

"Saya cukup puas dengan kinerja tim ini. Mengingat tim ini juga baru dibentuk dan saya kira pemain sudah bermain maksimal," kata eks Asisten Pelatih Pusamania Borneo itu.

Jaino melanjutkan, sebenarnya secara permainan timnya bisa mengimbangi Arema Cronus. Namun, tim tuan rumah dinilai lebih beruntung dalam memaksimalkan situasi bola mati saat lahirnya dua gol kemenangan Arema.


Hamka Hamzah saat tampil di ajang Piala Bhayangkara 2016.

Dua gol yang membobol gawang Yoewanto Beny tercipta di babak pertama, lewat sontekan Hamka Hamzah dan Cristian Gonzales yang berhasil menyelesaikan kemelut usai skema sepak pojok.

"Saya akui memang tim ini masih belum bagus. Tapi, kekurangan tim saya tentu akan menjadi evaluasi secara internal. Gol itu hanya kelengahan kami saat bola mati saja," cetusnya.

Pelatih kebangsaan Brasil itu juga enggan berkomentar soal kepemimpinan Wasit Abdul Rahman Salasa asal Tulehu, yang mengganjar tiga pemainnya dengan kartu kuning akibat bermain keras.

"Wasit? Saya no comment," tegasnya.


Jaino Matos mengakui tim besutannya belum matang. 

Sedangkan Ledi Utomo mengakui kekalahan timnya akibat tekanan besar dari suporter tuan rumah, yang berakibat hilangnya konsentrasi bermain sepanjang pertandingan.

"Tekanan suporter juga ikut berpengaruh ke mental, sehingga beberapa kali lengah. Kami kurang cepat dan  tidak disiplin dibanding Arema," defender Persiba itu membeberkan.

11