Pelatih Villarreal, Marcelino Garcia Toral, menganggap wasit Viktor Kassai yang memimpin laga Liverpool kontra timnya bertindak berat sebelah.
Salah satu keputusan yang dianggap tak adil adalah saat salah seorang pemain Villarreal, Victor Ruiz, yang harus diberikan kartu kuning kedua dan berbuntut kartu merah. Hal ini membuat mereka harus bermain dengan 10 pemain melawan Liverpool sejak menit ke-71.
"Saya pikir wasit punya keputusan tak seimbang untuk kedua tim, dalam konteks laga tadi, wasit terlihat membiarkan banyak hal yang terjadi. Saat pemain Anda diusir, Anda bisa membuat kesimpulan sendiri," kata Marcelino seperti dilansir dari Sky Sports.
Victor Ruiz diusir wasit ketika tim berjuluk El Submarino Amarillo telah tertinggal dari The Reds 2-0 pada babak kedua melalui gol bunuh diri dari Bruno Soriano dan Daniel Sturridge, satu gol tambahan lagi diciptakan oleh Adam Lallana 9 menit jelang berakhirnya pertandingan.

Villarreal harus kebobolan oleh pemainnya sendiri di menit-menit awal pertandingan.
Meski demikian, mantan pelatih Sevilla tersebut tetap mengakui Liverpool lebih unggul dan bermain lebih baik.
"Liverpool bermain lebih baik dari kami, tapi untuk semua keunggulannya, mereka tak menciptakan terlalu banyak peluang. Saat pemain kami diusir, saat itulah permainan seperti sudah berakhir buat kami," sambungnya.
Dengan kemenangan ini, Liverpool melaju ke final melawan Sevilla di Stadion St Jakob-Park, Basel, Swiss, pada 18 mei 2016 mendatang.
Sevilla sendiri menyingkirkan wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk di semifinal dengan agregat 5-3. Tim asal Spanyol ini merupakan juara bertahan Liga Europa.