Mamadou Sakho tengah menjalani hukuman larangan bermain di semua pertandingan internasional dalam jangka waktu 30 hari. Hukuman ini membuat peluang Sakho untuk memperkuat timnas Prancis di Euro 2016 sedikit berat.
Namun, Noel Le Graet belum mencoret peluang Sakho untuk bisa bergabung di skuat Didier Deschamps. Padahal, Presiden Federasi Sepakbola Prancis ini terbilang cukup tegas dalam beberapa skandal yang melibatkan pemain.

Noel Le Graet, Presiden Federasi Sepakbola Prancis menjamin peluang Mamadou Sakho di timnas.
Le Graet langsung mencoret nama Karim Benzema karena tersandung skandal seksual untuk bermain di skuat Ayam Jantan. Menurut Le Graet, hukuman yang diterima kapten Liverpool ini belum pasti karena masih menunggu sidang dengar pendapat antara Sakho dan komisi doping UEFA.
"Kami akan menunggu keputusan akhir dari UEFA. Untuk saat ini, Sakho masih mungkin terpilih dalam skuat tim nasional meskipun hukuman untuknya akan segera dikonformasi," jelas Le Graet seperti dilansir dari Mirror.
UEFA memang baru akan menjatuhkan hukuman resmi terkait skandal doping Sakho, usai masa hukuman 30 hari saat ini berakhir. Sementara itu, pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps masih membuka peluang bagi seluruh pemain karena baru akan mengumumkan skuat akhir Prancis untuk dibawa ke Euro 2016 pada tanggal 12 Juni 2016 mendatang.