Kisah Mimpi Buruk Barcelona di Final Copa Del Rey 1974
Barcelona datang ke final Copa Del Rey musim 1973-1974 dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi. Maklum, Blaugrana baru saja menjuarai La Liga Spanyol. Selain itu, Barca berhasil menjungkalkan tim favorit juara, Atletico Madrid dengan agregat 3-2 di babak semifinal.
Sementara itu, Real Madrid datang ke final Copa Del Rey dalam keadaan carut-marut. El Real hanya menempati posisi kedelapan klasemen akhir La Liga Spanyol. Selain itu, Los Blancos hanya mengalahkan tim peringkat sebelas La Liga Spanyol, UD Las Palmas di babak semifinal dengan agregat 7-1.
Dengan melihat raihan tersebut, jelas saja Barcelona diunggulkan ketimbang Madrid untuk bisa meraih gelar Copa Del Rey. Apalagi, Barca unggul kualitas pemain ketimbang El Real.
Nama-nama beken seperti Juan Carlos, Manuel Clares, Juanito, dan Marcial mengisi skuat Blaugrana. Mereka adalah pemain-pemain hebat asal Spanyol ketika itu.
Benar saja, Barcelona sangat mendominasi pertandingan di menit-menit awal babak pertama. Blaugrana langsung melakukan serangan berbahaya ke jantung pertahanan Madrid.
Akan tetapi, lini belakang El Real yang dikomandoi Jose Luis masih bisa menghalau serangan Blaugrana. Kemudian, Madrid hanya sesekali melakukan serangan balik.
Melalui serangan balik yang cepat, Madrid akhirnya dapat membuka keunggulan melalui penyerang andalannya, Santillana pada menit kelima. Skor 1-0 untuk Madrid.
Tertinggal satu gol, Barca langsung melakukan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan Madrid. Beberapa kali peluang emas tercipta.
Namun, Juan Manuel Asensi dkk. gagal mencetak gol hingga wasit meniup peluit berakhirnya babak pertama. Barca tertinggal 0-1 dari Madrid di babak pertama.