Babak I
Juventus mengambil control pertandingan sejak awal pertandingan. Peluang emas bahkan berhasil mereka raih saat Paul Pogba mengontrol bola di kotak penalti Milan pada menit 9.
Namun, upaya dari mantan pemain Man United tersebut dengan cepat dihentikan dua pemain Rossoneri sebelum Pogba melepaskan tembakan.
Montollivo sangat baik menjadi komando di lini tengah Milan. Sementara di kubu Juventus, Dybala terpaksa harus ikut membantu pertahanan saat Milan melancarkan serangan.
Dipakasa sedikit bertahan oleh lawan membuat Mandzukic dan Dybala kurang menunjukkan tajinya di laga dini hari. Meski mampu keluar dari tekanan, mereka masih minim dukungan saat melancarkan serangan balik.
Meski terus menyerang, Milan belum juga sanggup mencetak gol ke gawang Juventus pada babak pertama. Hal tersebut tak lepas dari gerakan apik Neto dalam membaca arah bola. Setidaknya dua kali penjaga gawang Juventus ini membaca serangan Milan dengan baik.
Hingga babak pertama usai, Milan dan Juventus masih belum dapat mencetak gol ke gawang lawan. Skor kacamata pun menjadi akhir di paruh pertandingan.
Babak II
Di babak kedua Juventus akhirnya dapat menciptakan peluang mencetak gol ke gawang Milan melalui sepakan Dybala. Namun, usaha yang dilepaskan pemain asal Argentina itu masih dapat dihalau pemain Rossoneri.
Setelah coba menekan di babak kedua, Juventus sukses membuat Milan was-was. Serangan melalui sisi lapangan menjadi cara yang ampuh buat memasuki lini pertahanan Milan.
Asik menyerang ternyata membuat Juventus sedikit lengah. Calabria yang berlari sendirian ke dalam kotak penalti berhasil mengirimkan umpan silang ke mulut gawang, namun masih ada Chiellini yang dengan sempurna memotong bola.
Di sepuluh menit akhir waktu normal Honda sering kali tampak menyulitkan lini pertahanan Juventus. Sayangnya aksi pria asal Jepang itu selalu gagal mendapat bantuan dari rekan satu tim.
Hingga waktu normal usai skor kacamata memaksa pertandingan beralih ke 2x15 menit.
Extra Time
Pada babak perpanjangan Milan semakin tampil percaya diri tanpa terlihat sedikitpun mengendurkan serangan. Bahkan, Neto dan para bek Juventus harus saling bahu membahu mengamankan gawang.
Lagi-lagi Honda menjadi sosok yang mengerikan bagi pemain Juventus. Aksinya dalam menusuk ke dalam kotak penalti beberapa kali harus dijatuhkan pemain Bianconeri. Beruntung wasit pertandingan tidak memberikan hadiah penalti.
Bencana datang untuk Milan di menit 110. Mereka harus kemasukan melalui sepakan Alvaro Morata di dalam kotak penalti. Skor pun berubah 1-0 untuk Juventus.
Setelah tertinggal Milan terus menekan guna menyamakan kedudukan. Tapi upaya mereka gagal lantaran Juventus menumpuk pemain di dalam kotak penalti.
Skor 1-0 pun harus bertahan untuk Si Nyonya Tua dan Allegri menjadi pelatih pertama yang mampu raih double winner di Italia.
Susunan pemain:
Milan (4-3-3): Donnarumma; Calabria, Zapata, Romagnoli, De Sciglio; Kucka (Balotelli), Montolivo (Mauri), Poli (Niang); Honda, Bacca, Bonaventure.
Juventus (3-5-2): Neto; Rugani, Barzagli, Chiellini; Lichtsteiner (Cuadrado), Lemina, Hernanes (Morata), Pogba, Evra (Sandro); Mandzukic, Dybala.