Suka Duka Rizki Septian, Sang Pemandu Suporter Persija Jakarta
Ketika memutuskan menjadi seorang dirigen penonton bagi sebuah klub, maka harus siap dengan berbagai risiko yang muncul. Hal itu pula yang dialami Rizki Septian.
Pria yang kesehariannya bekerja di kantor pemerintahan tersebut menuturkan bahwa dirinya pernah harus berhadapan dengan suporter rival abadi, Viking, pendukung Persib Bandung yang dikenal sebagai musuh besar.
“Pernah mau tandang ke Bandung tahun 2014 kalau gak salah dan itu cuma nyampe tol doang disuruh balik lagi sama polisi. Waktu itu ada sekitar 20-an bus,”tuturnya kepada INDOSPORT.
“Waktu itu berangkat dari Lebak Bulus, kita kumpul di sana dari pagi, ada yang pada nginap dari malam sudah siap akhirnya gak tembus juga ke sana. Rasanya kecewa berat, karena itu kita sudah niat, terus badan juga sempat kena kaca-kaca bus yang pecah dilempar,” sambung Rizki.
Meski mengalami kejadian menakutkan, Rizki menegaskan bahwa hal itu bukanlah penghalang bagi dirinya dan Jakmania untuk tetap mendukung tim Macan Kemayoran saat menjalani laga tandang.
“Kaga kapok sih, kalau ada yang kaya gitu justru jadi presurre tersendiri. Kaya kita dulu sebelum ada tol Cipali, kita ditimpuki terus dan itu jadi cerita tersendiri,” ucapnya seraya tertawa.
“Terus waktu kita pulang dari Slemen sampai Indramayu dilemparin juga. Itu jadi tantangan dan cerita yang tidak bisa dilupakan,” tutur Rizki.
Tak hanya itu, Rizki juga berbagi cerita saat dirinya dan Jakmania lain harus merasakan penatnya perjalanan jauh selam tiga hari saat bertandang ke Pulau Sumatera.
“Kalau untuk paling jauh pas ke Medan, itu saya masih main perkusi di 2012. Itu kita 3 hari 3 malam, ketemu pagi, malam sampai pagi lagi tapi blom nyampe-nyampe,”ujarnya sambil tertawa.
“Gak bosan sih selama perjalanan karena kan rame-rame terus nyanyi-nyanyi juga, tetapi rasa penatnya itu luar biasa. waktu itu kita ada 5 bus, ada seratusan lebih yang ikut. Rasannya senang pas sudah nyampe, ketemu anak-anak pendukung PSMS Medan, ada Smeck terus Kampak kemudian di ajak ke tempat hangout mereka,” jelas Rizki lebih rinci.