Kembali Tangani Timnas, Ini Plus Minus Alfred Riedl

Kamis, 30 Juni 2016 19:57 WIB
Editor: Joko Sedayu
 Copyright:
Belum Teruji

Jika sebelumnya telah dibahas tentang kelebihan dan hal positif dari sosok Alfred Riedl saat kembali tangani Timnas, maka ada pula sisi lain yang bisa saja membuat pelatih Austria tersebut mengalami kegagalan.

Pria 66 tahun ini mengawali kariernya sebagai seorang pemain. Riedl tercatat pernah memperkuat tim nasional Austria sebanyak empat kali pada 1975 silam serta mencatat penampilan di Liga Austria dan Belgia bersama FK Austria Wien dan Sint-Truiden.

Berpengalaman menjadi seorang pemain, Riedl mejajal peruntungannya sebagai pelatih dengan menangani berbagai tim nasional dan klub sepakbola. Namun hingga kini, ia belum pernah membawa tim asuhannya meraih prestasi membanggakan.

Riedl pernah menangani beberapa klub asal Timur Tengah, pada 1993-1994 silam, ia melatih klub Maroko, Olympique Khouribga, lalu klub Al-Zamalek asal Mesir pada 1994 hingga 1995, dan klub asal Kuwait, Al- Salmiya pada periode 2001 hingga 2003. Klub Tanah Air, PSM Makassar juga pernah merasakan tangan dingin mantan topskor Austian Bundesliga edisi 1972 tersebut.

Riedl juga tercatat pernah menjadi arsitek untuk tim nasional Palestina pada 2004 hingga 2005. Selain klub-klub di kawasan Timur Tengah, Alfred Riedl juga mencoba peruntungannya untuk membesut dua tim nasional di kawasan Asia Tenggara, Vietnam, Laos dan kini Indonesia (kali ketiga).

Dari sekian banyak kiprahnya sebagai pelatih, prestasi terbaik Riedl hanya menjadi runner-up, yakni bersama Viertnam Piala AFF 1998 dan SEA Games 1999 (2003 dan 2005 U-23), dan Indonesia di Piala AFF 2010.

239