Pelatih muda berusia 42 tahun ini mengaku jika melatih Rossoneri bukan hal yang mudah. Tantangan sangat tinggi terutama ekspektasi para penggemar Milan yang ingin klub pemegang trofi terbanyak Liga Champions di Italia ini dapat kembali bersaing.
"Ini (melatih Milan) adalah pekerjaan yang sulit. Banyak tantangan. Saya tidak ingin berbicara tentang formasi, karena yang paling penting adalah prinsip-prinsip bermain,” ujarnya kepada Football Italia.
"Klub ini mengerti ide-ide saya, dan sekarang juga pemain telah memahami. Kami pasti akan mulai dengan pertahanan yang diisi empat orang dengan tiga gelandang,” tegas ia.
Soal rencana pembelian pemain serta target musim depan, Montella tak ingin banyak berkomentar. Namun yang terpenting baginya adalah bagaimana dapat membawa kembali Mila berjaya di Eropa dengan cara dan gaya sepakbola khas Milan.
"Kita harus kembali ke Eropa dengan cara gaya sepak bola klub ini. Target minimum adalah Liga Europa," tegas ia.
Ekspektasi fans pada Montella cukup besar, sebab dalam sejarahnya Milan adalah klub paling sukses di kancah internasional. Bersama Boca Juniors mereka adalah pemilik 18 gelar resmi diakui UEFA dan FIFA.
Milan juga pemilik 7 gelar Liga Champions atau yang kedua setelah Rela Madrid, atau terbanyak di Italia. Di Serie A mereka pemilik 18 gelar Serie A, 5 kali gelar Coppa Italia serta rekor enam gelar Supercoppa Italiana.