(Analisis) Menerka Skuat dan Gaya Bermain Timnas dengan Pemain Muda di Tangan Riedl
Riedl tak asing untuk publik Indonesia mengingat ini merupakan periode ketiganya menukangi timnas Indonesia senior untuk ajang Piala AFF.
Dengan racikan strategi khasnya, pelatih berusia 66 tahun itu mampu membawa timnas tampil impresif dan menjadi runner-up Piala AFF 2010, setelah di final takluk dari Malaysia.
Kala itu, Riedl mengandalkan lini depan dari striker subur hasil naturalisasi, Christian Gonzalez, yang menjadi topskor timnas dengan 3 gol.
Selain Gonzalez, mantan gelandang Persib yang kini merumput di Sriwijaya FC, M Ridwan, pun menjadi yang tersubur di timnas Merah Puith dengan mencetak 3 gol.
Mengandalkan formasi 4-4-2 yang bertumpu pada Gonzalez dan Boas Solossa di lini depan, Indonesia tercatat berhasil mencetak 17 gol dan kemasukan 6 gol. Skuat Riedl kala itu bahkan lebih subur dari sang juara, Malaysia, yang hanya mencetak 12 gol dan kebobolan 8 gol.
Lini depan indonesia juga cukup produktif dengan kehadiran pemain Indonesia berdarah Belanda, Irfan Bachdim. Sementara lini belakang yang hanya kebobolan 6 gol sepanjang turnamen, diperkuat oleh kiper Kurnia Meiga serta bek tangguh macam Hamka Hamzah dan Maman Abdurrahman.
Starting line-up Indonesia di final Piala AFF 2010:
Indonesia (4-3-3): Markus Horison; Zulkifli Syukur, Maman Abdurrachman, Hamka Hamzah, Muhammad Nasuha; M Ridwan, Ahmad Bustomi, Firman Utina; Arif Suyono, Irfan Bachdim, Cristian Gonzales.