3 Langkah Kembalikan Kejayaan Sepakbola Brasil
Ketergantungan Brasil terhadap Neymar tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, Neymar sengaja dipinjam dari Barcelona agar bisa menjadi pemain andalan selama Olimpiade 2016. Namun, dalam dua laga terakhir tim Samba justru tampil mengecewakan, termasuk melawan Irak.
Brasil menguasai laga melawan Irak dengan penguasaan bola 72 berbanding 28 persen, dan melepaskan enam tendangan ke gawang, berbanding dua Irak. Brasil juga menciptakan banyak peluang, dengan peluang dari total tembakan yang mencapai 12, berbanding tiga Irak.
Namun penguasaan bola itu tidak dibarengi efektivitas menyelesaikan peluang. Trio penyerang Gabriel Jesus, Gabriel Barbosa, dan Neymar tak kuasa merobek gawang Mohammed Hameed. Ketergantungan kepada kembali dirasakan Brasil U-23, karena tiap alur bola dan serangan mengarah kepada sang kapten.
Ketergantungan itu menimbulkan efek domino, ketika Neymar dijaga ketat lawan, maka permainan Brasil turut berhenti di kakinya. Micale harus segera menemukan solusi opsi bermain B saat melawan Denmark, yang dipastikan menjaga pergerakan Neymar.